Konten dari Pengguna

Waterfront Samosir: Air Mancur Menari di Atas Danau Toba

Lamparida Hutasoit

Lamparida Hutasoit

Mahasiswa S1 Ilmu Sejarah Universitas Sumatera Utara

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Lamparida Hutasoit tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto pertunjukkan Waterfront City Pangururan, Sumber: Dokumentasi pribadi (18 Mei 2024)
zoom-in-whitePerbesar
Foto pertunjukkan Waterfront City Pangururan, Sumber: Dokumentasi pribadi (18 Mei 2024)

Apakah teman-teman sudah pernah berkunjung ke pulau Samosir? Pulau Samosir telah menjadi salah satu ikon pariwisata Nasional dan Internasional yang terdapat di Sumatera Utara, baik karena wisata alamnya seperti danau Toba dan juga karena wisata budaya tanah Batak yang dilestarikan dengan baik di Pulau Samosir.

Untuk teman-teman yang belum pernah berkunjung ke Samosir, mungkin boleh nih mempertimbangkan Samosir sebagai destinasi tujuan wisata berikutnya. Apalagi di pulau Samosir ada pertunjukkan air mancur menari loh

Waterfront City Pangururan adalah nama dari destinasi wisata yang untuk pertama kalinya berfokus pada pembangunan dan pemanfaatan air danau Toba, dan proses rampungnya pembangunan terselesaikan pada tahun 2022. Untuk tiket masuk setiap pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000/orang, pertunjukkan air mancur dibagi atas dua sesi. Sesi pertama pada pukul 19.00 WIB dan sesi kedua pada pukul 21.00 WIB.

Foto pengunjung sebelum pertunjukkan Waterfront City Pangururan, Sumber: Dokumentasi pribadi (18 Mei 2024)

Ketika pertunjukan sudah dimulai kita akan disuguhkan pemandangan betapa indahnya air mancur yang berwarna-warni menari-nari di atas luasnya danau Toba, yang juga diiringi dengan musik. Lalu ada juga pertunjukkan kisah terbentuknya danau Toba yang dipertunjukkan melalui pantulan proyektor, setiap sesi dan suasana saat kisah dimulai warna dan gerakan air terjun juga disesuaikan sehingga setiap penonton akan terbuai dan terbawa dalam suasana yang dikisahkan. Dalam kisah itu juga dilengkapi dengan ajakan kepada masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian dan kebersihan danau Toba.

Setelah kisah asal mula dana Toba selesai maka akan dimulai pertunjukkan air mancur menari dengan lagu-lagu berbahasa batak dan juga lagu pop remix yang sedang trend dikalangan anak muda saat ini.

Menyaksikan air mancur yang menyembur keluar dengan indah di atas danau Toba, sungguh sebuah pengalaman yang menakjubkan didukung dengan pemandangan jembatan kayu yang membentang dan langit malam di danau Toba semakin menambah keindahannya.

Hal-hal penting untuk teman-teman perhatikan ketika berkunjung ke Waterfront City Pangururan ini adalah jika kita masuk ke dalam dan petugas telah menerima tiket masuk maka teman-teman sebaiknya jangan keluar lagi dari dalam, karena jika keluar untuk masuk kembali harus membeli tiket lagi. Atas aturan itu sebaiknya sebelum masuk teman-teman sudah mempersiapkan diri seperti membeli minuman dan makanan sebelumnya dan juga pergi ke toilet. Di dalam area air mancur sangat disayangkan tidak disediakan toilet, untuk itu semoga ke depannya perbaikan aturan dan sarana mendapat perbaikan sehingga menambah kenyamanan pengunjung.

Ketika teman-teman nanti berkunjung ke pulau Samosir harus singgah di Waterfront City Pangururan ya