Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2018, Menpora: Euforia Rusia Kalah Dengan Indonesia

To be a good people
Tulisan dari Ibnu Fauzi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tak hanya sekadar kunjungan kerja. Berada di Kota Moscow, Rusia, rupanya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memanfaatkan waktunya untuk berkunjung di beberapa lokasi seperti ke Stadion Luzhniki. Kata dia, stadion ini akan digunakan untuk pembukaan dan penutupan Piala Dunia 2018.
"Tentu kita senang arsitektur Luzhkini ini sama dengan arsitektur Stadion Gelora Bung Karno Jakarta," katanya dalam unggahan video Instagram miliknya @nahwari_imam, Rabu (23/4).
Menurutnya, Stadion GBK yang memiliki kemiripan dengan Stadion Luzhkini ini karena dulu Bung Karno menunjuk arsitek asal Rusia untuk membangunnya.
"Kalau Luzhkini bakal menggelar Piala Dunia. GBK akan menjadi pusat dari Asian Games 2018. Kalian sudah siap kan memenuhi GBK?," ujarnya.
Sementara itu, euforia Piala Dunia di tuan rumah Rusia sendiri menurut Imam belum terasa, bahkan lebih terasa di Indonesia daripada Rusia. Hal ini dapat dilihat belum adanya kegiatan promosi atau merchandise Piala Dunia yang dijualbelikan. Tapi promosi turnamen sepak bola akbar ini justru dimaksimalkan di luar negeri.
"Mungkin ini strategi mereka, publikasi di luar negara Rusia, tapi sementara di internal Rusia belum ada kegiatan," jelasnya.
https://www.instagram.com/p/Bh63TnoFtbn/
Lanjut dia, saat ini Indonesia bercita-cita untuk bisa kembali unjuk gigi di Piala Dunia. Dengan proses pembinaan yang tepat, ia yakin Indonesia bisa lolos Piala Dunia di masa mendatang.
"Temen-temen ayo siapkan diri kita menyongsong piala dunia 2018 di Rusia, pasti di Indonesia akan lebih ramai. Kalian dukung siapa?," ajaknya.
