Konten dari Pengguna

Monday Blues: Perasaan Tidak Bersemangat di Hari Senin dan Cara Mengatasinya

Ibtisam Mumtaz Khairunnisa

Ibtisam Mumtaz Khairunnisa

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi di Universitas Airlangga

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ibtisam Mumtaz Khairunnisa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengekspresian mengenai monday blues. Foto: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengekspresian mengenai monday blues. Foto: unsplash.com

Apabila diminta untuk memilih satu hari yang paling tidak populer dalam seminggu, Senin mungkin bukan jawabannya. Nyatanya, hari pertama dalam seminggu itu memang beken dibicarakan di sana dan di sini, tapi sayangnya disertai dengan konotasi negatif. Hadir tepat setelah akhir pekan, Senin lekat dengan citranya yang terkesan menarik kita kembali ke realitas. Selepas beristirahat atau menghabiskan waktu dengan berlibur ke luar kota, tiba-tiba kita harus kembali menjalani rutinitas yang padat akan pekerjaan dan mungkin terasa membosankan.

Pasti teman-teman juga pernah merasakan tidak bersemangat saat berjumpa dengan hari Senin, ‘kan? Nah, rupanya, ketidak sukaan yang kita rasakan terhadap hari Senin itu memiliki istilah, lho. Disebut dengan monday blues, hal tersebut merupakan

Monday blues dapat terjadi sebagian besar disebabkan oleh ketidak siapan mental seseorang. Ketidak siapan itu dapat mencakup perasaan seolah-olah waktu bebasnya telah direnggut, merasa kurang beristirahat, tidak menikmati pekerjaan yang ia lakukan, dan sebagainya. Selain dipengaruhi oleh keadaan mental, monday blues juga dipengaruhi oleh jam tubuh. Di akhir pekan, kebanyakan dari kita seperti melakukan ‘balas dendam’ atas hal-hal yang tidak bisa kita lakukan pada hari kerja. Tidur larut malam dan bangun di siang hari adalah salah satu contoh yang paling umum. Masalahnya, ritme alami tubuh kita justru dapat terganggu bila kita tiba-tiba mengubah pola tidur kita setelah lima hari berturut-turut mengalami pola yang sama. Faktor itulah yang menyebabkan bangun tidur di hari Senin terasa kurang memuaskan dan justru melelahkan.

Lantas, apakah monday blues termasuk berbahaya? Untungnya tidak, mengingat sebagian besar orang pernah mengalaminya. Namun, pada beberapa kasus tertentu, monday blues benar-benar memengaruhi kondisi mental seseorang dan dapat mengarah ke tindakan buruk seperti menyakiti diri sendiri akibat rasa stres yang dirasakan. Oleh karena itu, monday blues tidak akan berbahaya asalkan kita tahu bagaimana cara mengatasinya.

Di bawah ini adalah beberapa cara untuk menghadapi monday blues:

  1. Pergi tidur lebih awal dan cukupi jam tidur Untuk menyimpan energi yang cukup sebagai amunisi di hari Senin, kamu perlu pergi tidur lebih awal di malam sebelumnya. Selain itu, penting juga untuk memenuhi durasi jam tidur yang direkomendasikan, yakni 7-9 jam.

  2. Rencanakan bagaimana kamu mau menjalani hari Seninmu Setelah akhir pekan yang menyegarkan, tentunya kamu akan merasa sangat terbebani bila langsung dihadapkan dengan banyak pekerjaan berat di hari Senin. Walau memang malas untuk dilakukan, sebisa mungkin kamu menyicil pekerjaanmu di hari sebelumnya apabila kamu merasa akan ada terlalu banyak beban bila semuanya dilakukan di hari Senin. Hindari juga menaruh jadwal-jadwal besar di hari Senin, agar transisi dari akhir pekan ke hari kerja tidak langsung terasa drastis.

  3. Pilih sarapan yang lebih menggugah selera Makanan nyatanya memang dapat membangkitkan semangat seseorang. Normalnya, kita memang dianjurkan untuk menyarap setiap pagi. Namun, berilah hari Senin perhatian khusus. Demi membangkitkan semangat di hari pertamamu dalam seminggu, paling tidak pilihlah makanan favoritmu untuk mengawali Senin. Dengan begitu, paling tidak kamu jadi lebih bersemangat karena menantikan sarapan dengan makanan yang kamu sukai.

  4. Hubungi teman Dibanding menyimpannya sendiri, cara termudah yang bisa kita lakukan saat sedang resah akibat sesuatu mungkin adalah memiliki teman bicara. Ceritakan saja apa yang kamu rasakan kepada seseorang yang betul-betul mengenalmu dan bisa membantumu mengurangi perasaan yang membebani dirimu.

  5. Membuat rencana yang menyenangkan Mungkin kamu pernah mengalaminya sendiri, tapi memiliki sesuatu yang dinantikan betul-betul membuat harimu terlewati begitu saja dengan cepat. Misalnya saja kamu membuat rencana untuk mampir ke bioskop selepas kerja. Memiliki bayangan bahwa kamu akan segera menonton film terbaru yang dimainkan oleh aktor favoritmu mungkin bisa menaikkan semangatmu di awal minggu.

Nah, hari Senin memang tidak dapat dipungkiri dapat memberikan beban tersendiri untuk kita. Namun, bukan berarti kita harus menjalani setiap hari Senin dengan perasaan yang gundah. Mulai sekarang, persiapkan dirimu dengan baik untuk menjalani hari Senin dan buatlah versi hari Senin yang penuh semangat.