Keindahan Bahasa Isyarat

Saya mahasiswi Universitas Pamulang studi S1 Akuntansi
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Dhysa Oktarina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Seperti yang kita ketahui bersama, Bahasa isyarat adalah bahasa yang mengutamakan komunikasi manual, bahasa tubuh, dan gerak bibir. Bahasa isyarat merupakan bahasa yang digunakan oleh komunitas Tuli untuk berkomunikasi.
Berkembangnya bahasa isyarat memunculkan sistem SIBI dan Bisindo.
SIBI sendiri dibuat oleh orang yang dapat mendengar dengan tujuan untuk menyesuaikan bahasa isyarat dengan bahasa lisan Indonesia, sedangkan Bisindo dibentuk oleh komunitas tuli dengan tujuan untuk memudahkan komunikasi antara sesama tuli.
Fakta unik dari bahasa isyarat sendiri adalah terdapat antara 138 dan 300 bahasa isyarat berbeda yang digunakan secara global saat ini. Artinya, setiap negara terbiasa menggunakan bentuk bahasa isyarat yang berbeda-beda.
Bahasa isyarat selain digunakan sebagai media komunikasi bagi para penyandang tuna rungu atau tuna wicara juga memiliki fungsi lain yang bermanfaat untuk kita yang memiliki pendengaran normal sebagai perkembangan rasa empati dalam diri.
