Dinamis dan Inovatif: Sejarah Perkembangan Mode Busana Indonesia

SMA Citra Berkat Tangerang
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Adi Putera Tan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mode busana merupakan salah satu ekspresi budaya yang paling menarik dan beragam di dunia. Setiap negara pasti memiliki sejarah modenya masing-masing yang unik, termasuk Indonesia. Mode busana sendiri merupakan kombinasi atau perpaduan dari gaya atau style dengan desain yang cenderung dipilih, diterima, digemari dan digunakan oleh masyarakat luas sebagai media untuk memberi kenyamanan serta membuat tampilan pada situasi waktu tertentu.
Fashion sendiri merupakan istilah yang berasal dari bahasa Latin yaitu ‘factio’. Dalam bahasa Inggris, kata tersebut kemudian diserap menjadi ‘fashion’.
Selain menjadi kebutuhan dasar sandang manusia, fashion juga turut memiliki fungsi dan berbagai manfaat lainnya yang sebagai berikut;
Sebagai Identitas Diri: Faktanya, gaya berbusana dapat mengekspresikan identitas diri pemakainya, karakter, kepribadian, hingga ciri khas mereka bisa dilihat dari gayanya dalam berbusana.
Sebagai Bentuk Komunikasi: Tidak hanya sekedar untuk melindungi tubuh, fashion juga dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk komunikasi nonverbal. Perasaan maupun pesan tersirat dari pengguna atau perancang busana tersebut dapat dicermati dan dinilai bagaimana kondisi atau perasaan mereka sebagai kesimpulan publik.
Menjadi Sumber Daya Tarik: Dapat menjadi suatu sumber daya tarik sehingga dapat mendongkrak rasa percaya diri dari penggunanya. Padu padan atau styling yang tepat antara item busana akan berpotensi memaksimalkan penampilan serta memperbaiki kekurangan yang mungkin dimilikinya.
Sebagai Sumber Kebahagiaan: Berhubungan dengan poin sebelumnya, yakni menjadi sumber daya tarik, individu yang tampil percaya diri akan lebih semangat untuk beraktivitas. Hal ini turut berdampak pada psikologis yang menyebabkan tumbuhnya kebahagiaan dalam diri mereka dan sekitarnya.
Sebagai Penanda Kelas Sosial: Tak jarang, fashion juga dijadikan sebagai salah satu tolak ukur untuk melihat kelas sosial dari penggunaannya. Oleh karena itu, banyak individu yang menggunakan ingin memperlihatkan citra diri, dan nilai tertentu yang akan dicapai selain mendapatkan nilai guna item fashion.
Batik sebagai Mode Busana Khas Indonesia dan Ikon Internasional
Berbicara tentang mode busana di Indonesia, tentu tidak lepas dari keindahan batik. Batik adalah seni tekstil dengan teknik pembuatan motif yang luar biasa detail. Batik telah ada di Indonesia selama berabad-abad dan memiliki makna yang dalam bagi budaya Indonesia. Awalnya digunakan sebagai simbol status sosial dan spiritual, batik kemudian berkembang menjadi salah satu ikon mode busana yang paling dikenal dari Indonesia.
Pada tahun 2009, UNESCO resmi mengakui batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Tak Benda Manusia. Merupakan pengakuan yang penting untuk kekayaan budaya Indonesia dan usahanya dalam pelestarian kebudayaan tersebut.
Awalnya, sejarah fashion di Indonesia dipengaruhi oleh kolonialisme dan globalisasi. Pada masa penjajahan Belanda, gaya Eropa mulai mempengaruhi pakaian yang dikenakan oleh para pejabat pribumi. Namun, dalam perjuangan merebut kemerdekaan, para pemimpin nasionalis turut mempopulerkan pakaian nasional seperti kebaya dan batik, demi simbol kemerdekaan dan identitas bangsa.
Seiring dengan perubahan zaman, pengaruh globalisasi dan digitalisasi semakin mempercepat dunia fashion Indonesia dan juga dunia. Tren internasional seperti streetwear, haute couture, dan high fashion semakin mempengaruhi desainer Indonesia sehingga mendorong terciptanya perpaduan menarik antara tradisi lokal dan gaya internasional dalam fashion Indonesia modern.
