Konten dari Pengguna

Karl Lagerfield: Mengenal Sosok Desainer Legendaris asal Jerman

Adi Putera Tan
SMA Citra Berkat Tangerang
14 September 2025 9:42 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Karl Lagerfield: Mengenal Sosok Desainer Legendaris asal Jerman
Karl Lagerfield, seorang desainer legendaris selama ebebrapa dekade telah memberikan kontribusi dan perubahan besat terhadap dunia mode di kanca internasional.
Adi Putera Tan
Tulisan dari Adi Putera Tan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi dihasilkan oleh AI melalui ChatGPT - Open AI, atas permintaan penulis.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dihasilkan oleh AI melalui ChatGPT - Open AI, atas permintaan penulis.
ADVERTISEMENT
Karl Otto Lagerfeld atau lebih dikenal dengan sebutan Karl Lagerfeld, lahir pada tanggal 10 September 1933, di Hamburg, Jerman. Merupakan seorang desainer yang berani dalam berinovasi. Ayah Lagerfeld, Christian, memenuhi kebutuhan keluarganya dengan menjual susu kental manis. Karl tinggal bersama dengan kakak perempuannya, Martha, dan saudara tirinya, Thea di sebuah rumah mewah. Selama di rumah, ibu Karl, Elizabeth merupakan seorang pemain biola yang berpengalaman.
ADVERTISEMENT
Karl sudah menunjukkan ketertarikannya pada desain dan mode sejak kecil, ia seringkali menggunting dan mengumpulkan majalah mode di rumah. Hal tersebut membuat Karl menjadi peka dalam mengamati apa yang dikenakan teman-teman semasa sekolahnya. Setelah beberapa tahun meninggalkan Hamburg, pada masa remaja, Karl mendorong dirinya untuk menekuni lebih dalam terhadap dunia mode dan kelas atas.
Selama masa-masa itu, Karl belum memiliki tujuan hidup yang pasti. Ia pun pindah ke Paris saat berusia 14 tahun dan menetap selama dua tahun. Awal karir Karl dimulai saat ia mengikuti sebuah kompetisi desain dan mengirimkan serangkaian sketsa dan contoh kain yang berhasil menuntunnya dalam meraih juara pertama dan sekaligus bertemu dengan Yves Saint Laurent, yang lalu menjadi teman dekatnya.
ADVERTISEMENT
Tak lama setelah itu, Lagerfeld bekerja dengan seorang desainer Prancis, Pierre Balmain, sebagaii asisten junior dan kemudian menjadi pekerja magang. Meski merupakan sebuah posisi yang menuntut, namun ketangguhan Lagerfeld membuatnya mampu bertahan hingga tiga tahun dan sempat mengambil posisi sebagai direktur kreatif di rumah mode lain sebelum merintis usahanya sendiri.
Karya menakjubkannya Lagerfeld berawal dari rancangannya untuk koleksi Chloe, Fendi. Ia ditugaskan untuk mengawasi lini produk bulu perusahaan tersebut. Gaya desainnya yang inovatif dan mampu mengikuti perkembangan zaman membuat Lagerfeld menjadi naik daun pada saat itu.
Pada tahun 1980-an, Lagerfeld menjadi bintang utama di dunia mode. Ia berteman dengan bintang-bintang lainnya, termasuk Andy Warhol. Beberapa jejak suksesnya hanya dapat disamai oleh beberapa desainer saja selama Lagerfeld berpindah dari satu label ke label lain. Salah satu keberhasilan Lagerfeld pada masa itu yakni membangunkan kembali rumah mode Chanel yang dianggap sudah hampir mati dengan inovasi line mode siap dipakai. Membuat ia sangat digemari oleh para pers atas keberhasilan spektakulernya.
ADVERTISEMENT
Sekitar tahun 1984, Lagerfeld meluncurkan labelnya sendiri yang berfokus pada pengembangan penjahitan berkualitas dengan potongan-potongan modis siap pakai seperti jaket cardigan dengan warna cerah. Selang tahun 2015, ia membuka toko Karl Lagerfeld pertamanya di Doha, Qatar.
Namun, kondisi Lagerfeld mulai melemah saat usianya menginjak pertengahan 80-an. Ia sempat tidak tampil di akhir pertunjukan Chanel-nya di Paris pada awal 2019, memicu kekhawatiran dan pada 19 Februari 2019, diumumkan bahwa desainer legendaris itu telah meninggal dunia di Paris. Meninggalkan kontribusinya bagi industri mode yang tak tertandingi dan telah mengubah cara wanita berpakaian serta memandang mode. Lagerfeld telah menginspirasi banyak desainer muda untuk terus melakukannya.