Konten dari Pengguna

Pengaruh Parenting Orang Tua terhadap Karakteristik dan Kecerdasan Anak

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ifan Maulana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di era modern saat ini, para orang tua secara tidak langsung dituntut untuk mendidik anak seiring dengan perkembangan zaman. Terlebih di Indonesia, banyak anak-anak yang sudah pintar dalam menggunakan gawai. Tidak ada yang salah dari anak-anak yang menggunakan gawai, akan tetapi penggunaan gawai terhadap anak-anak menjadi salah apabila para orang tua membebaskan anak-anak mereka untuk memainkan gawai setiap hari, bahkan setiap waktu.

Parenting merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang tata cara mengasuh, mendidik, dan membesarkan anak dengan cara yang baik dan benar. Kata parenting sering kita jumpai di dunia maya, karena begitu pentingnya parenting untuk pembentukan mental dan karakter anak. Dengan adanya parenting, besar harapan bagi para laki-laki dan perempuan yang ingin menikah untuk setidaknya bisa mempelajari parenting sebagai salah satu bekal untuk mengurus anak nanti.

Ilustrasi gambar parenting anak. sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gambar parenting anak. sumber: pexels.com

Belakangan ini, artis Nikita Willy terahadap anaknya Izza sedang ramai dibicarakan karena parentingnya yang sangat menginspirasi banyak orang, karena Nikita Willy menyuguhkan parenting yang menarik perhatian banyak orang. Izza yang merupakan anak dari Nikita Willy pun menunjukkan sikap yang enak dipandang. Secara tidak langsung Nikita Willy memperkenalkan gaya parentingBaby-led weaning”. Dilansir dari jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga “Baby-led weaning (BLW) merupakan sebuah pendekatan dalam pemberian makan pada anak dengan menekankan kemampuan self-feed pada anak tanpa bantuan orang lain untuk menyuapinya. BLW dapat diterapkan saat anak menginjak usia boleh mengonsumsi MPASI yang solid.”

Ilustrasi parenting baby-led weaning. sumber: pexels.com

Dilansir dari Siloam Hospitals atau https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/baby-led-weaning:

Beberapa kelebihan metode baby-led weaning adalah sebagai berikut:

  1. Mengenalkan berbagai tekstur dan rasa makanan pada anak.

  2. Mengurangi risiko obesitas.

  3. Membiasakan pola makan sehat pada anak sejak dini.

  4. Melatih kemampuan anak dalam mengunyah dan menelan makanannya sendiri.

  5. Melatih kemampuan anak untuk bisa makan sendiri.

  6. Mengatur asupan nutrisi dan makanan yang masuk ke dalam mulut.

  7. Melatih koordinasi mata serta kekuatan cengkraman tangan anak.

  8. Membuat anak menikmati makanan yang sedang dimakan.

Di sisi lain, beberapa hal yang dianggap sebagai kekurangan dari metode baby-led weaning adalah sebagai berikut:

  1. Bayi bisa saja mengalami kesulitan dalam mengunyah dan menelan makanannya, sehingga meningkatkan risiko tersedak saat makan.

  2. Bayi berisiko kekurangan gizi karena tidak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dari porsi makanan yang dimakan, terlebih jika anak sangat pemilih.

  3. Dapat memicu refleks muntah.

  4. Bayi sering melempar-lempar makanannya, sehingga aktivitas makannya pun menjadi tidak optimal, berantakan, dan makanan bisa terbuang begitu saja.

Karakteristik anak tergantung dari bagaimana cara orang tua mendidiknya. Begitu halnya dengan parenting, yang merupakan dasar dari terbentuknya karakteristik, mental, dan kecerdasan anak. Karena jika parentingnya baik, maka bisa dipastikan anak akan tumbuh dengan karakteristik dan kecerdasan yang baik. Para orang tua terkhusus para ibu yang merupakan sekolah pertama bagi anak-anaknya, ini membuktikan bahwa parenting dari seorang ibu sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya anak. Karena jika metode parentingnya sudah baik dan benar dilakukan, maka anak akan tumbuh karakter dan kecerdasannya berdasarkan parenting ibunya.

Ilustrasi anak yang tumbuh dengan karakter dan kecerdasan yang baik. sumber: pexels.com

Generasi Z atau yang biasa disebut dengan gen z disarankan untuk mempelajari tentang metode parenting Baby-led weaning yang dipraktikkan oleh Nikita Willy, dan untuk metode parenting yang lain bisa juga dipelajari sebagai bekal awal sebelum melaksanakan pernikahan. Karena parenting termasuk hal yang penting dipersiapkan sebelum menikah.