Konten dari Pengguna

UMKM Bertumbuh di Dusun Jitengan: Catat, Kelola, dan Edukasi Pencatatan Keuangan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari JIKRIANTO tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gamping, Sleman Sebagai salah satu bentuk kontribusi kepada masyarakat, mahasiswa KKN Kelompok 54 melaksanakan kegiatan “UMKM Bertumbuh” di Dusun Jitengan pada tanggal (12/08/2026). Kegiatan ini berfokus pada edukasi mengenai pentingnya pencatatan dan pengelolaan keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memberikan pemahaman sederhana kepada masyarakat agar pengelolaan keuangan usaha dapat dilakukan lebih tertib dan terarah.

foto kegiatan realisasi edukasi catatan keuangan program umkm bertumbuh. (sumber 12/08/2026. Foto: Jikrianto)
zoom-in-whitePerbesar
foto kegiatan realisasi edukasi catatan keuangan program umkm bertumbuh. (sumber 12/08/2026. Foto: Jikrianto)

Sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN Kelompok 54 melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat, mulai dari Kepala Dukuh, Ketua RW, hingga Ketua RT. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyampaikan tujuan dan teknis pelaksanaan program sekaligus memperoleh persetujuan serta dukungan dari masyarakat setempat.

Program “UMKM Bertumbuh” juga telah mendapat dukungan dari Kepala Padukuhan Jitengan. Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk respon positif terhadap kegiatan mahasiswa KKN yang berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pengelolaan usaha di tingkat masyarakat.

Program ini merupakan kegiatan yang baik karena dapat membantu masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, agar lebih memahami pentingnya mencatat keuangan usahanya. Kepala Padukuhan Jitengan Triyanto (45) memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa KKN. "Kami mendukung kegiatan ini dan berharap masyarakat dapat memanfaatkan pengetahuan serta buku keuangan yang diberikan dengan sebaik mungkin," ujarnya dalam wawancara singkat, pada 30 Juli 2026”.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mengunjungi masyarakat yang memiliki usaha di wilayah Padukuhan Jitengan. Seluruh mahasiswa KKN terlibat dalam kegiatan dengan menjangkau wilayah RT 01 hingga RT 13. Kunjungan dilakukan secara langsung agar edukasi dapat diberikan secara personal sekaligus menyesuaikan kondisi usaha yang dijalankan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya pencatatan keuangan usaha. Masyarakat juga dikenalkan pada pencatatan sederhana yang dapat diterapkan dalam aktivitas usahanya, seperti mencatat pemasukan, pengeluaran, serta hasil usaha. Pencatatan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk mengetahui kondisi keuangan usahanya agar lebih tertata.

foto kegiatan realisasi edukasi catatan keuangan program umkm bertumbuh bersama pelaku umkm. (sumber 12/08/2026. Foto: Jikrianto)

Edukasi ini menekankan pentingnya pembeda antara keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Dengan melakukan pencatatan secara rutin, pelaku usaha dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi keuangan serta perkembangan usaha yang dijalankan.

Sebagai bentuk penerapan dari edukasi ini, mahasiswa KKN menyediakan buku keuangan usaha sebagai output utama untuk mendukung program. Buku tersebut dapat digunakan oleh pelaku UMKM untuk mencatat transaksi pemasukan dan pengeluaran secara rutin.

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya pencatatan keuangan, tetapi juga memiliki media langsung yang digunakan dalam menjalankan usahanya. Pemberian buku ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya pelaku UMKM Yosika (33) yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap adanya program ini dan berharap buku yang diberikan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Buku keuangan ini sangat membantu untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha. Harapannya, buku ini dapat diterapkan dengan baik dan digunakan secara rutin sehingga pencatatan keuangan usaha menjadi lebih tertata," ujarnya dalam wawancara singkat pada, Rabu 12 Agustus 2026”.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berinteraksi dan berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat. Dengan mengunjungi RT 01 hingga RT 13, mahasiswa dapat mengenal berbagai jenis usaha yang dijalankan serta memahami kondisi dan kebutuhan mereka dalam mengelola usaha.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap kebiasaan mencatat keuangan dapat terus diterapkan oleh pelaku UMKM meskipun kegiatan KKN telah selesai. Buku keuangan yang diberikan diharapkan tidak hanya menjadi hasil dari program, tetapi juga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pengelolaan usaha mereka. Dengan adanya dukungan dari perangkat desa serta respons positif dari masyarakat, kegiatan “UMKM Bertumbuh” diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pelaku UMKM di Dusun Jitengan. Program ini menjadi salah satu langkah sederhana mahasiswa KKN Kelompok 54 dalam mendorong masyarakat untuk mencatat, mengelola, dan mengembangkan usahanya agar lebih terarah.