Tekno & Sains
·
14 Januari 2021 19:24

Membangun Image Sosial yang Baik: Pentingnya Menghargai Orang Lain

Konten ini diproduksi oleh Ika Atania
Membangun Image Sosial yang Baik: Pentingnya Menghargai Orang Lain (11449)
Metode penulisan: kualitatif, studi pustaka
Manusia adalah makhluk sosial yang memiliki hubungan erat dengan masyarakat. Hal tersebut membuat seseorang saling bergantung satu sama lain, saling membantu, bahkan berkompetisi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Opini tersebut sejalan dengan teori Aristoteles (384 – 322 SM) seorang ahli filsafat Yunani Kuno yang menyatakan bahwa manusia adalah zoon politicon yang artinya manusia adalah makhluk yang pada dasarnya selalu ingin bergaul satu sama lain sehingga disebut makhluk sosial. Manusia sebagai makhluk sosial adalah manusia yang selalu hidup dengan manusia lain, dan tidak dapat merealisasikan potensinya hanya dengan dirinya sendiri sehingga membutuhkan orang lain untuk melakukan hal tersebut. Karena itulah, terdapat tata nilai dan norma yang berlaku untuk memelihara keharmonisan antar sesama agar tercipta kedamaian dan keharmonisan di masyarakat. Salah satunya yang paling mendasar adalah sikap saling menghargai satu sama lain agar kedamaian dan keharmonisan tersebut tetap terjaga.
ADVERTISEMENT
Setiap orang seharusnya mengetahui bagaimana cara menghargai orang lain karena setiap orang pun merasa butuh dihargai. Menghargai orang lain artinya menerima orang lain dengan apa adanya, tidak melecehkan maupun mendiskriminasi. Sikap menghargai berlaku pada semua aspek, seperti pendapat, derajat sosial, ras, suku, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan sikap saling menghargai berarti seseorang menerima dengan tulus keadaan orang lain yang akan bertimbal balik pada dirinya sendiri. Jika seseorang menghargai orang lain maka orang lain pun akan balik menghargai orang tersebut. Dengan begitu keharmonisan sosial akan selalu terjaga.
Dikutip dari jurnal "Pentingnya Menghargai Orang Lain" oleh Hondi Panjaitan, terdapat poin – poin penting dalam menghargai orang lain. Pertama, seseorang harus memposisikan diri sebagai lawan yang baik, memperlakukan orang lain dengan baik sehingga akan terjalin timbal balik yang baik pula. Contohnya dalam sebuah kelompok belajar, perlakukanlah teman kelompok belajar sebagai partner untuk diskusi dan bekerja sama. Saling menghargai pendapat dengan tidak memaksakan kehendak, mencari jalan tengah sebagai hasil diskusi kelompok tersebut.
ADVERTISEMENT
Kedua, menghargai orang lain seharusnya tidak dengan memandang orang lain baik atau jahat. Menghargai orang lain dilakukan bukan karena memandang sikap atau image orang lain tetapi karena suatu kesadaran yang mencerminkan moralitas seseorang yang baik. Menghargai orang lain berlaku bagi siapa saja, sekalipun orang lain itu jahat tetap harus dihargai karena setiap orang memiliki kedudukan sama yang layak dihargai. Jika seseorang dapat menghargai orang jahat sekalipun, maka orang tersebut memiliki moralitas tinggi yang dapat menyadarkan orang jahat tersebut untuk berbuat baik, menjadi motivasi bagi orang lain dalam melakukan kebaikan.
Ketiga, menghargai orang lain berarti mendorong orang lain untuk berkembang. Setiap orang tentu memiliki kelebihannya masing – masing, maka jika orang disekitarnya memberikan support pada kelebihan atau potensinya, orang tersebut akan lebih maju dan bersemangat. Cara menghargainya yaitu dengan tidak membatasi ruang maupun jalannya, tidak melecehkan ataupun mengejek kelebihan atau potensinya yang akan menghambat kemajuannya.
ADVERTISEMENT
Keempat, menghargai setiap kepunyaan orang lain, baik yang menempel pada tubuhnya yang bersifat lahiriyah maupun karya yang dihasilkannya. Contohnya yaitu menghargai hak cipta, ide, teori, dan tidak melakukan pencurian maupun pembajakan yang tentunya adalah tindakan tidak terpuji. Hal - hal seperti pencurian hak cipta dan pembajakan sudah banyak terjadi pada zaman sekarang, maka perlunya meningkatkan kesadaran menghargai orang lain.
Kelima, memahami bahwa kedudukan setiap orang adalah sama, tidak dilihat dari status sosial, ras, agama, dan lainnya. Seseorang harus mampu mendudukkan orang lain sama pentingnya dengan diri sendiri. Jika seseorang merasa dirinya penting dan berharga maka orang lain pun sama penting dan berharganya. Misalnya, apabila seseorang merasa mempunyai keluarga yang melindungi dan menyayanginya maka janganlah menyakiti orang lain dalam bentuk apapun karena orang lain pun mempunyai keluarga yang melindungi dan menyanyanginya.
ADVERTISEMENT
Manusia sebagai makhluk sosial adalah sifat yang kodrati. Hal tersebut dapat dipahami pada awal penciptaan manusia, Adam dan Hawa. Jika Hawa tidak pernah diciptakan setelah Adam, tidak akan ada manusia lain di bumi ini. Adam dan Hawa adalah awal mula sosialisasi sehingga menghasilkan generasi sampai saat ini. Seseorang akan lebih berarti jika ada orang lain yang menghargainya. Adam berharga karena Hawa sebagai pendampinya, begitu pula yang terjadi pada masa ini, guru berharga karena ada muridnya, anak berharga karena disayangi orang tuanya, penulis berharga karena ada pembacanya, dan lain sebagainya.
Berikut ini adalah beberapa tips – tips mendasar dalam menghargai orang lain. Dengan memahami dasar – dasar menghargai orang lain dari hal yang kecil dapat membantu meningkatkan kesadaran dan rispek yang lebih besar dalam menghargai orang lain.
ADVERTISEMENT
1. Bicara dengan bahasa yang baik
Bahasa adalah alat komunikasi yang digunakan dalam menyampaikan pesan. Dalam berbicara dengan orang lain, gunakanlah bahasa yang baik agar dapat dipahami secara jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Gunakanlah bahasa untuk melontarkan perkataan yang baik agar tidak menyakiti orang lain.
2. Bertindak dengan gerakan tubuh yang sopan
Selain perkataan, tindakan juga dapat menjadi bahasa dalam menyampaikan sesuatu. Pada saat berinteraksi dengan orang lain, usahakan tidak menujukkan gerak yang membuat orang lain merasa tidak nyaman, misalnya melihat dengan tatapan sinis.
3. Menerima bantuan orang lain sekecil apapun
Karena manusia adalah makhluk sosial, maka akan terbiasa dengan saling bantu – membantu. Namun, dalam realitanya janganlah meremehkan bantuan orang lain sekecil apapun karena pekerjaan jika dibantu sekecil apapun akan lebih cepat terselesaikan. Jika orang lain melakukan kesalahan dalam membantu, maka tahanlah untuk tidak menyinggung perasaanya, setidaknya orang tersebut telah berniat baik untuk membantu.
ADVERTISEMENT
4. Budayakan dengan kata tolong, maaf, dan terimakasih
Budaya ini adalah yang paling sering terabaikan. Begitu pentingnya tiga kata ini dalam berinteraksi dengan orang lain. Dengan membiasakan mengucapkan tiga kata ini berarti seseorang memahami dasar dalam memahami orang lain. Orang lain pun akan merasa senang dan merasa dihargai jika diucapkan tiga kata tersebut.
Dalam suatu lingkup pergaulan pertemanan pun sangat diperbolehkan untuk melempar candaan, gurauan, ataupun semacamnya. Namun hal – hal tersebut ada batasannya, jangan sampai melakukannya secara berlebihan sehingga disadari ataupun tidak disadari dapat menyakiti orang lain. Sikap saling menghargai di lingkup pertemanan sangatlah perlu untuk saling mendorong dan mendukung, bukan diam – diam untuk menghambat.
Begitu pentingnya menghargai orang lain dalam bersosialisasi di masyarakat. Tujuan saling menghargai ini adalah untuk menciptakan kedamaian dan keharmonisan di masyarakat. Jika masyarakat damai dan harmonis akan meminimalisir konflik sosial yang akan menimbulkan perpecahan. Image yang baik pun akan terlihat sehingga masyarakat tersebut dipandang sebagai masyarakat yang harmonis dan dapat menjadi contoh maupun motivasi bagi masyarakat di bagian tempat yang lain.
ADVERTISEMENT

sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white