Konten dari Pengguna

Implementasi Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar

Ika Lestari

Ika Lestari

Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Jakarta

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ika Lestari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak berhadapan dengan artificial intelligence (AI). Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Anak berhadapan dengan artificial intelligence (AI). Foto: Shutterstock

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) juga dikenal sebagai AI telah menjadi salah satu kemajuan teknologi terbesar dalam era digital yang terus berkembang. Pembelajaran berbasis kecerdasan buatan adalah pendekatan yang berfokus pada penggunaan AI untuk meningkatkan proses pembelajaran. Tujuan dipakainya AI adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang cerdas yang dapat beradaptasi dengan karakteristik dan kebutuhan setiap siswa, dan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta keterlibatan siswa.

Dalam hal, pembelajaran terpersonalisasi dan adaptif sangat dibutuhkan bagi siswa, agar proses belajar benar-benar sesuai dengan karakteristik perkembangan dan kemampuan yang dimiliki setiap siswa.

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat bertajuk “Implementasi Artificial Intelligence untuk Pembelajaran Berbasis Deep Learning di Sekolah Dasar" telah dilakukan pada tanggal 23 Juni 2025 kepada guru sekolah dasar di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten garut, Jawa Barat.

Pembelajaran di sekolah dasar pada masa digital ini masih membutuhkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada guru di jenjang sekolah dasar, sedangkan siswa sekolah dasar saat ini merupakan digital natives. Kemudahan mengolah, menganalisis, maupun menyajikan suatu pengetahuan, membuat guru perlu diperkenalkan dengan pemanfaatan kecerdasan buatan, selain agar bijaksana dalam memanfaatkannya untuk hal yang positif dan menunjang profesinya, juga sebagai antisipasi terjadinya pelanggaran integritas akademik siswa di masa depan.

Guru tidak dapat menghindari pemanfaatan teknologi digital saat ini, karena memegang peran penting sebagai katalisator untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan kontekstual. Tersedianya beragam sumber belajar menjadi peluang menciptakan pengetahuan bermakna pada peserta didik.

Berbagai manfaat kecerdasan buatan dalam pembelajaran di sekolah dasar yaitu

  1. Memfasilitasi pembelajaran yang dipersonalisasi di dalam dan di luar kelas. Pembelajaran dapat disesuaikan dan disesuaikan dengan tujuan dan kemampuan setiap siswa melalui program yang dipersonalisasi

  2. Meningkatkan aksesibilitas - Sumber belajar dapat diakses dari mana saja, kapan saja

  3. Mengeksplorasi pertanyaan mendasar tentang bagaimana orang belajar

  4. Tugas-tugas yang memakan waktu dan membosankan seperti pencatatan atau penilaian tes pilihan ganda dapat diselesaikan melalui otomatisasi kecerdasan buatan.

Dengan banyaknya manfaat yang dirasakan dalam pemanfaatan kecerdasan buatan, maka membutuhkan kebijaksanaan bagi penggunanya termasuk guru sebagai salah satu yang berperan dalam mendidik siswa-siswinya menuju manusia dewasa yang terdidik.