Bolo Semesta IV: Mahasiswa UMY dan JAFF Satukan Cerita Lewat Layar Komunitas

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Akreditasi Unggul, Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mahasiswa. Muda Mendunia dengan Kompetensi
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ilmu Komunikasi UMY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Yogyakarta, 11 Juni 2025 — Suasana hangat dan penuh semangat terasa begitu kental di Bolo Space, Kotabaru, Yogyakarta. Malam itu, ruang kreatif ini menjadi saksi hadirnya kolaborasi istimewa antara mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (IK UMY) dan JAFF Community Forum dalam perhelatan Bolo Semesta IV — bagian dari program BERKELANA: Berkunjung ke Layar Skena.
Acara ini bukan sekadar pemutaran film, tapi sebuah panggung ekspresi dan apresiasi. Lima film pendek karya mahasiswa IK UMY—“Dunia Jahat,” “Kembali,” “Bapak Ini Harus Remidi,” “Kau Buatku Begini,” dan “Pinasthi”—diputar di hadapan publik. Masing-masing membawa pesan unik dan memperlihatkan perjalanan kreatif mahasiswa sebelum mereka memilih peminatan spesifik di jurusan: Broadcasting, Advertising, atau Public Relations.
“UMY dan komunitas film Jogja itu seperti satu ruang belajar tanpa batas. Kita nggak hanya belajar di kelas, tapi juga di tengah masyarakat. Kota ini mendukung kami untuk bertumbuh,” ujar Muhammad Fawwas, mahasiswa angkatan 2022, dengan mata berbinar usai pemutaran.
Tidak hanya menonton, para penonton juga diajak berdiskusi langsung dengan para pembuat film. Momen ini menjadi ajang refleksi, berbagi cerita, dan memperluas perspektif—sebuah dialog lintas generasi dan lintas disiplin yang jarang terjadi di ruang kelas formal.
Seluruh film yang ditayangkan telah melalui proses kurasi dari JAFF Community Forum—sebuah komunitas yang konsisten mendorong pertumbuhan sineas muda melalui platform sinema berbasis komunitas. Dukungan dari The Eight Culture dan Space Coffee Collab turut menambah hangatnya suasana dan mengukuhkan peran sinema sebagai alat pemersatu dan penyemangat kreativitas anak muda.
Bolo Semesta IV membuktikan bahwa layar bukan hanya tempat menonton, tetapi juga jendela untuk melihat dunia, bertukar pikiran, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap karya anak bangsa.
