Konten dari Pengguna

Dua Dosen Ilmu Komunikasi UMY Jadi Presenter Terbaik di MSC14

Ilmu Komunikasi UMY

Ilmu Komunikasi UMY

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Akreditasi Unggul, Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mahasiswa. Muda Mendunia dengan Kompetensi

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ilmu Komunikasi UMY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dosen Ilmu Komunikasi UMY Peraih Best Presenter di MSC14 Malaysia (Dok: pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Dosen Ilmu Komunikasi UMY Peraih Best Presenter di MSC14 Malaysia (Dok: pribadi)

Dua dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Taufiqur Rahman dan Fajar Junaedi, meraih penghargaan sebagai Best Presenter pada sesi paralel 14th International Malaysian Studies Conference (MSC14) yang berlangsung di The Waterfront Hotel, Kuching, Sarawak, Malaysia, pada Selasa dan Rabu (12–13/8/2025). Konferensi ini diikuti ratusan peneliti dari berbagai negara.

Taufiqur Rahman membawakan makalah berjudul Cyber Public Relations Practices of the Ministries of Higher Education in Indonesia and Malaysia, yang membahas strategi humas digital kementerian pendidikan tinggi di kedua negara. Sementara itu, Fajar Junaedi mempresentasikan riset berjudul The Publication of Football Zines by Football Fans in Indonesia: A Hope in Media Literacy and New Social Movements, yang mengkaji fenomena zine sepak bola di Indonesia dalam konteks literasi media dan gerakan sosial baru.

Dosen Ilmu Komunikasi UMY Peraih Best Presenter di MSC14 Malaysia (Dok: pribadi)

Fajar Junaedi menjelaskan bahwa hasil penelitiannya mengungkap empat fungsi utama zine sepak bola di Indonesia. “Pertama, zine ini hadir untuk mengisi kesenjangan informasi akibat tidak adanya program resmi pertandingan. Kedua, menjadi media alternatif yang menantang pola perdebatan sepak bola konvensional. Ketiga, berfungsi sebagai arsip budaya yang menjaga identitas dan memori kolektif. Keempat, terlibat dalam kampanye solidaritas, khususnya terkait tragedi Kanjuruhan,” ujarnya. Fajar menambahkan bahwa hasil risetnya menunjukkan bahwa zine sepak bola di Indonesia tidak hanya menantang prasangka negatif, tetapi juga memperkuat jejaring lintas sektor, merepresentasikan literasi media akar rumput sekaligus aktivitas kewargaan di ruang publik perkotaan

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Program Studi Ilmu Komunikasi UMY, sekaligus bukti kontribusi akademisi Ilmu Komunikasi UMY dalam forum internasional yang membahas isu-isu strategis di tingkat Asia.