Menangkap Momen, Merajut Cerita: Fotografi untuk Tendik Komunikasi UMY

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Akreditasi Unggul, Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mahasiswa. Muda Mendunia dengan Kompetensi
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ilmu Komunikasi UMY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sebuah momen bisa terlewat begitu saja, kecuali jika ada yang merekamnya. Namun, merekam bukan sekadar menekan tombol kamera. Ada seni, teknik, dan rasa yang perlu dilibatkan. Itulah esensi dari Kuliah Umum Praktisi Fotografi yang diadakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi UMY pada Jumat, 22 Agustus 2025.
Bertempat di Laboratorium TV, ruangan penuh dengan pegawai tenaga kependidikan yang biasanya berkutat dengan administrasi dan layanan mahasiswa. Kali ini, mereka bertransformasi menjadi fotografer. Dengan kamera semi-profesional di tangan, mereka mencoba menangkap ekspresi, cahaya, dan komposisi yang tepat.
Menurut Dr. Filosa Gita Sukmono, S.I.Kom., M.A., fotografi lebih dari sekadar keterampilan tambahan. “Foto adalah media komunikasi visual yang kuat. Ia bukan hanya menyimpan memori, tetapi juga menyampaikan pesan. Untuk prodi, dokumentasi visual adalah bagian dari strategi komunikasi akademik dan promosi,” jelasnya.
Praktisi fotografi yang hadir membimbing peserta memahami dasar-dasar fotografi, dari pengaturan kamera hingga teknik framing. Peserta diajak melihat fotografi sebagai seni bercerita: bagaimana satu foto bisa merepresentasikan atmosfer kegiatan, semangat kolaborasi, atau pencapaian akademik.
Dampak kegiatan ini terasa langsung. Pegawai kini memiliki keterampilan baru yang bisa mereka terapkan dalam mendokumentasikan seminar, kuliah umum, atau acara mahasiswa. Dokumentasi menjadi lebih rapi, komunikatif, dan bernilai publikasi. Lebih dari itu, mereka mulai melihat peran baru: bukan sekadar pegawai, melainkan juga “penutur cerita visual” bagi prodi.
Rencana tindak lanjut pun sudah disiapkan. Pegawai akan memamerkan hasil karnyanya pada Masa Ta’aruf (MATAF) Program Studi Ilmu Komunikasi UMY. Dengan begitu, keterampilan yang diasah tidak berhenti pada pelatihan, tetapi menjadi bagian dari kompetensi profesional mereka.
Melalui kegiatan ini, Prodi Ilmu Komunikasi UMY menunjukkan bahwa penguatan iklim akademik bukan hanya tugas dosen atau mahasiswa. Pegawai pun memiliki kontribusi penting, dan lewat lensa kamera, mereka ikut merajut cerita besar perjalanan akademik universitas.
