Menggali Warisan Budaya Lewat Desain: Kuliah Umum Bersama Embran Nawawi

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Akreditasi Unggul, Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mahasiswa. Muda Mendunia dengan Kompetensi
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ilmu Komunikasi UMY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Advertising angkatan 2022 mendapatkan kesempatan emas untuk mendalami keterkaitan antara desain dan budaya dalam kuliah umum bertajuk "Identitas Etnik dalam Desain". Acara ini berlangsung pada Selasa, 3 Juni pukul 08.00 - 11.00 WIB di ruang E7 KH Ibrahim, dengan menghadirkan praktisi desain sekaligus akademisi, Embran Nawawi, S.Ds., M.Sn., sebagai pembicara utama.
Dalam pemaparannya, Embran Nawawi mengajak peserta untuk melihat desain bukan sekadar bentuk visual, tetapi sebagai medium pelestarian dan representasi budaya. Ia menyoroti pentingnya unsur etnik dalam karya desain, baik dalam bentuk logo, poster, maupun elemen visual lain.
Salah satu contoh yang disoroti adalah logo Wonderful Indonesia yang mengadaptasi motif batik Dayak, serta poster konser Maroon 5 yang dirancang oleh graphic designer asal Indonesia dengan sentuhan visual seperti harimau Sumatra, motif mega mendung, dan burung merak, semuanya mengandung nilai budaya lokal yang kuat.
“Materi yang diberikan sangat insightfull, apa lagi ketika tertarik membuat desain yang ranahnya kerja atau internasional, bisa memperkenalkan unsur budaya dari negara sendiri,” ujar Daniel Ananta, mahasiswa Advertising 2022 yang hadir dalam acara tersebut.
Melalui kuliah umum ini, mahasiswa diajak untuk tidak hanya kreatif, tetapi juga kontekstual dan sadar budaya dalam menciptakan karya desain. Perpaduan antara identitas visual dan warisan budaya diharapkan menjadi nilai tambah dalam dunia desain yang kian kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global.
