Konten dari Pengguna

Menjejak Ilmu di Negeri Dua Benua: Kunjungan MARS UMY ke RS Medipol University

Ima Ansari Kusuma
Mahasiswa MARS UMY Praktisi Kesehatan
11 Agustus 2025 10:40 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Menjejak Ilmu di Negeri Dua Benua: Kunjungan MARS UMY ke RS Medipol University
Residensi mahasiswa MARS UMY ke RS Medipol University yang berada di Istanbul, Turki
Ima Ansari Kusuma
Tulisan dari Ima Ansari Kusuma tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Langit Istanbul pagi itu biru sempurna. Udara musim panas berhembus lembut ketika langkah-langkah kami menapaki halaman Medipol University Hospital — salah satu rumah sakit pendidikan terbesar di Turki. Ada rasa takjub yang sulit disembunyikan. Dari kejauhan, bangunan modern dengan kaca berkilau itu seolah menyambut kami dengan cerita-cerita kesuksesan di dunia kesehatan.
ADVERTISEMENT
Bagi kami, mahasiswa Magister Administrasi Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, ini bukan sekadar kunjungan. Ini adalah perjalanan menjemput ilmu, belajar langsung dari rumah sakit yang menjadi rujukan di tingkat internasional. Kami dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok pertama menjalani residensi di tanggal 7-13 Agustus 2025, sedangkan kelompok kedua di tanggal 11-20 Agustus 2025.
Kunjungan mahasiswa MARS UMY ke Medipol University Hospital (foto koleksi pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Kunjungan mahasiswa MARS UMY ke Medipol University Hospital (foto koleksi pribadi)
Setibanya di aula konferensi, kami disambut hangat oleh tim manajemen rumah sakit. Presentasi demi presentasi membuka mata kami — mulai dari manajemen layanan, integrasi teknologi medis, hingga cara mereka menjembatani riset dan pelayanan klinis. Setiap penjelasan memantik rasa ingin tahu. Setiap cerita sukses memberi inspirasi baru.
Tur fasilitas menjadi bagian yang paling memukau. Melihat langsung ruang operasi berteknologi tinggi, ICU yang tertata rapi, hingga pusat penelitian yang penuh aktivitas. Rasanya seperti mengintip masa depan pelayanan kesehatan — di mana efisiensi, teknologi, dan sentuhan manusia berpadu sempurna.
ADVERTISEMENT
Ada satu kalimat dari salah satu dokter senior yang kami temui yang membekas di hati:
“Di sini, kami percaya bahwa pendidikan dan pelayanan adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.”
Kalimat itu terasa relevan, mengingat misi kami untuk membawa pulang ide-ide segar dan menerapkannya di rumah sakit-rumah sakit di Indonesia.
Hari itu, kami tidak hanya pulang dengan foto-foto dan catatan kuliah lapangan. Kami pulang dengan mimpi yang lebih besar — untuk membangun sistem kesehatan yang lebih baik, lebih manusiawi, dan lebih siap menghadapi tantangan global.
Dari Istanbul, kami belajar bahwa visi besar dimulai dari keberanian untuk melangkah keluar, belajar dari yang terbaik, lalu kembali dengan tekad untuk menjadi yang lebih baik.
ADVERTISEMENT