news-card-video
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna

Giat IOTA DXpedition OC 242 di Pulau Rajuni dan Tinabo Direspon Ribuan Stasiun Radio Amatir Mancanegara

Immank Rmm
Selayar
30 April 2018 10:47 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:09 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Immank Rmm tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Giat IOTA DXpedition OC 242 di Pulau Rajuni dan Tinabo Direspon Ribuan Stasiun Radio Amatir Mancanegara
zoom-in-whitePerbesar
SELAYAR - Giat tim ekspedisi "Island On The Air" (IOTA) DXpedition OC 242 Tahun 2018 oleh Organisasi Amatir Radio Indonesia Daerah (Orarida) Sulawesi Selatan di Pulau Tinabo dan Rajuni Kabupaten Kepulauan Selayar direspon lebih dari 30 negara. Komunikasi jarak jauh oleh tim IOTA DXpedition yang dipancarkan langsung dari Pulau Rajuni dan Tinabo Kepulauan Selayar, direspon sedikitnya 1.500 Stasiun Radio Amatir di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
Demikian Kabid Operasi Orarida Sulsel H. Arfan Tualle (YB8DKL) sekaligus sebagai ketua tim saat dikonfirmasi di Benteng Kepulauan Selayar, Senin dini hari (30/4/2018).
Dari ribuan responden tersebut sudah merupakan akumulasi selama melakukan giat DXpedition OC 242 dari 25-30 April 2018, baik itu dalam bentuk komunikasi langsung maupun dalam bentuk pengiriman data dan sandi.
Tim dari Orarida Sulsel yang berjumlah 11 orang personil ini, melibatkan 7 Orari Lokal (Orlok) dari berbagai Kabupaten/Kota di Sulsel. Masing-masing dari Orda Sulsel H. Arfan Tualle (YB8DKL), H. Hajar Zas (YB8HZ), Andi Yauri (YC8AO), dan Amalia Noer Syawalia (YC8DEL), Makassar Timur, Andi Abu Bakar Hamid (YC8HBN), Orlok Sinjai H. Fadlullah Marzuki (YB8BMW), Orlok Jeneponto Jafar M. Kilat (YB8CMT), Orlok Pangkep Ubbar Limpo (YB8BC), Orlok Maros Herman Haris (YD8EGT), dan Orlok Kepulauan Selayar Andi Eka Putera Rindam (YB8EKA) bersama Andi Pasewa (YC8CZ).
ADVERTISEMENT
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa dalam DXpedition tersebut lebih memperkenalkan Kepulauan Selayar kepada dunia, khususnya destinasi wisata kawasan Taman Nasional Takabonerate, melalui jalur komunikasi.
"Alhamdulillah setelah kita memancar dari Pulau Rajuni dan Tinabo, kami direspon ribuan stasiun radio amatir mancanegara yang tersebar pada 30 negara. Tidak sedikit dari responden yang bertanya, dimana itu Pulau Rajuni dan Tinabo," terang H. Arfan Tualle (YB8DKL).
Lanjut H. Arfan Tualle, dari giat DXpedition itu mengundang para amatir radio dunia untuk ramai-ramai mengarahkan antena ke titik Pulau Rajuni dan Tinabo guna mencari titik koordinat pancaran dari tim IOTA DXpedition OC 242.
"Event Orari Daerah Sulsel yang didukung oleh South Celebes Contes Club /YB8C, Bank Sulselbar Cabang Bulukumba, dan Pemda Kepulauan Selayar, diharapkan dapat dijadikan sebagai event tahunan oleh Pemda Kepulauan Selayar. Mudah mudahan Pemda dapat merespon dan sebagai usulan bisa dipasang prasasti pada pulau yang pernah dijadikan IOTA," tutur H. Arfan Tualle.
ADVERTISEMENT
Pemilik Call Sign YB8DKL menuturkan bahwa kegiatan yang sama pernah dilakukan di Kepulauan Selayar pada Tahun 2000 lalu di Pulau Kayuadi, dan Tahun 2003 di Pulau Rajuni, dengan menurunkan tim yang lebih banyak.
Sekadar diinfokan bahwa selain melakukan komunikasi jarak jauh, tim IOTA DXpedition OC 242 Tahun 2018 juga melakukan aksi bersih-bersih pantai di Pulau Rajuni. Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan itu sempat dipantau oleh Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli, dengan melakukan kunjungan langsung ke desa tersebut. Kunjungan orang nomor satu di Kepulauan Selayar ini, sempat diabadikan oleh Tim IOTA DXpedition OC 242 dengan melakukan foto bersama.(*)