Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
Wabup Selayar Gelar Buka Puasa Bersama di Kediamannya, Pondok Enza Appabatu
2 Juni 2018 20:34 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:08 WIB
Tulisan dari Immank Rmm tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT

SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh undangan yang penuh semangat menghadiri buka puasa bersama yang ia gelar di kediamannya di pondok Enza, Sabtu (2/6/2018).
ADVERTISEMENT
"Saya atas nama tuan rumah berterima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh undangan yang penuh semangat menghadiri acara ini. Semoga ajang ini mampu mempererat silaturahmi antar kita," ujar Zainuddin.
Buka puasa tersebut dihadiri Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar Mappatunru, S.Pd bersama anggota, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para Staf Ahli, Asisten, dan kepala OPD Kepulauan Selayar, para pimpinan Instansi Vertikal, BUMN, dan BUMD, para ketua organisasi wanita, para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat.
Dalam acara buka puasa tersebut diisi pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Qoriah Gusriati yang merupakan Juara II MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018, khususnya pada cabang Qiraah Sab'ah. Lantunan merdu Qoriah Gusriati membuat suasana menunggu waktu berbuka puasa lebih sejuk di rumah pribadi Wakil Bupati Kepulauan Selayar.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya hantaran kata disampaikan oleh Asisten Ekbang Setda sekaligus memberikan Tausyiah menjelang waktu berbuka puasa tentang pelajaran dari semut.
"Mari belajar dari perilaku semut. Ketika setiap semut-semut tersebut bertemu dengan semut lainnya, maka semut tersebut akan berhenti sejenak kemudian melanjutkan perjalanan selanjutnya. Begitu seterusnya hingga semut-semut tersebut sampai pada tujuannya. Semut-semut tersebut menunjukkan pada kita bahwa seharusnya saat kita bertemu dengan saudara kita, hendaknya kita menyapa, memberi salam, dan mendoakannya. Kita sebagai manusia, makhluk sosial, makhluk yang membutuhkan makhluk lain seharusnya meniru apa yang dilakukan oleh semut," ujar Ir. H. Arfang Arif dalam tausyiahnya.
Acara tersebut ditutup dengan shalat maghrib berjamaah. (Reporter : Dianika Ariatami, Editor : Firman)
ADVERTISEMENT