Konten dari Pengguna

Gerakan Literasi: Mahasiswa FISIP UB Serahkan Booklet ke SDN 05 Tambakasri

IMRO ATU SOLIHAH

IMRO ATU SOLIHAH

Mahasiswa di Universitas Brawijaya

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari IMRO ATU SOLIHAH tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Sidoasri, Kabupaten Malang – Tantangan keterbatasan buku bacaan di sekolah dasar tidak menjadi alasan untuk menyerah. Justru dari keterbatasan itulah, muncul semangat untuk bergerak dan menciptakan perubahan. Hal inilah yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Brawijaya dari FBD (FISIP Bakti Desa) Kelompok 42, melalui program kerja bertajuk Literasi Kreativitas.

Program ini dilaksanakan di SDN 05 Tambakasri, Desa Sidoasri, Kabupaten Malang, dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menggagas berbagai inisiatif literasi di tengah minimnya fasilitas perpustakaan. Salah satu karya utama dari program ini adalah sebuah booklet edukatif berjudul “Panduan Teknis Kemitraan dalam Program Donasi Buku”, yang telah secara resmi diserahkan kepada pihak sekolah sebagai bentuk kontribusi jangka panjang.

Foto penyerahan booklet dari mahasiswa ke perwakilan guru SDN 05 Tambakasri (sumber: peneliti)
zoom-in-whitePerbesar
Foto penyerahan booklet dari mahasiswa ke perwakilan guru SDN 05 Tambakasri (sumber: peneliti)

Dari Keterbatasan Menuju Kolaborasi

Kegiatan Literasi Kreativitas hadir sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap rendahnya akses literasi di wilayah pedesaan. Berdasarkan pengamatan langsung di SDN 05 Tambakasri, banyak siswa memiliki semangat belajar tinggi namun tidak memiliki cukup bacaan yang layak dan menarik.

Namun di tengah kondisi tersebut, para siswa tetap antusias mengikuti setiap kegiatan literasi yang diinisiasi mahasiswa. Mulai dari membaca bersama, menggambar imajinatif, hingga bercerita secara bergiliran. Semua dilakukan dengan pendekatan partisipatif, yang menempatkan siswa bukan sekadar sebagai penerima, melainkan pelaku aktif dalam kegiatan belajar.

Foto siswa memilih buku bacaan (sumber: peneliti)

Booklet: Bukan Sekadar Buku Kecil, Tapi Strategi Besar

Booklet merupakan buku kecil yang memiliki minimal lima halaman dan tidak lebih dari empat puluh delapan halaman, tanpa memperhitungkan sampul (Sinarti dkk., 2018; Oktavia & Zulyusri, 2024). Meskipun sederhana dalam bentuk, media ini terbukti efektif dalam menyampaikan informasi secara ringkas dan padat. Khotimah (2015) dalam Putri (2020) menyatakan bahwa booklet layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman terhadap suatu materi atau pokok bahasan karena tampilannya yang menarik dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Berangkat dari pemikiran tersebut, salah satu output paling strategis dari program kerja Literasi Kreativitas adalah lahirnya sebuah booklet berjudul “Panduan Teknis Kemitraan dalam Program Donasi Buku.” Booklet ini dirancang sebagai panduan praktis yang dapat digunakan oleh komunitas, sekolah, maupun individu yang ingin memulai program donasi buku dengan pendekatan yang sistematis, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Isi booklet mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan gerakan donasi buku, seperti:

• Cara menyusun profil komunitas yang kredibel

• Strategi pemetaan calon mitra (NGO, toko buku, perusahaan CSR)

• Etika dan format komunikasi resmi

• Penyusunan proposal dan laporan kegiatan

• Pembagian tim kerja (koordinator, media, kolaborator, distribusi buku)

• Strategi tindak lanjut agar kolaborasi tidak hanya berhenti di satu kegiatan

Foto cover depan Booklet (sumber: peneliti)

Booklet ini ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami dan struktur yang sistematis, sehingga dapat digunakan oleh siapa saja, termasuk sekolah, komunitas muda, atau relawan literasi yang ingin memulai program serupa.

Serah Terima: Apresiasi Sekolah untuk Inovasi Mahasiswa

Penyerahan booklet dilakukan secara langsung oleh mahasiswa FISIP UB dari FBD Kelompok 42 kepada pihak SDN 05 Tambakasri, dan diterima dengan antusias oleh perwakilan guru. Dalam momen sederhana tersebut, terjalin komunikasi positif mengenai harapan-harapan baru bagi peningkatan literasi siswa ke depannya.

Foto bersama mahasiswa dan guru (sumber: peneliti)

Pihak sekolah menyampaikan bahwa booklet ini menjadi angin segar yang membuka jalan bagi kemungkinan kerja sama dengan pihak luar yang selama ini belum terstruktur. Mereka berharap booklet ini bisa menjadi acuan resmi untuk menjalin kemitraan dengan lembaga dan individu yang peduli pada dunia pendidikan anak-anak.

Menuju Gerakan Literasi yang Bisa Direplikasi

Booklet ini bukan hanya hasil dokumentasi dari program kerja, melainkan juga bentuk advokasi yang kuat untuk mendorong perubahan. Dengan pendekatan yang terukur dan kolaboratif, mahasiswa ingin memastikan bahwa dampak dari program ini tidak berhenti saat kegiatan berakhir.

Besar harapan agar booklet ini dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain yang menghadapi permasalahan serupa. Mahasiswa FISIP UB juga membuka akses booklet ini secara gratis agar publik dapat memanfaatkannya.

Booklet dapat diakses melalui tautan berikut:

https://drive.google.com/drive/folders/1qvx-VhFEzLCOyhZipfJRRENINb1rg9po

Sebuah Langkah Kecil, Dampak yang Luas

Melalui program kerja Literasi Kreativitas, mahasiswa FISIP UB membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana: ide, kreativitas, dan kemauan untuk berbagi. Booklet yang disusun menjadi bagian dari warisan gerakan ini, sebagai alat bantu untuk siapa pun yang ingin menggerakkan literasi dari bawah.

Dengan semangat kolaborasi yang dibangun bersama guru dan siswa, FBD Kelompok 42 berharap karya ini menjadi inspirasi agar semakin banyak pihak peduli pada akses literasi anak-anak di wilayah yang membutuhkan.

DAFTAR PUSTAKA

Oktavia, F., & Zulyusri. (2024). Analisis Kepraktisan Booklet Menurut Pendidik dan Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Biology Science & Education, 13(2), 121–128.

Putri, N. M. (2020). Pengembangan Booklet Sebagai Media Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Pengelolaan Bisnis Ritel Materi Perlindungan Konsumen Kelas XI BDP Di SMKN Mojoagung. Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN), 8(3), 925–931.

https://kumparan.com/kkn-sidoasri/fbd-ub-42-bangkitkan-gairah-baca-anak-anak-lewat-program-literasi-kreativitas-25aIXaFjT2U