Ternyata, Selalu Ada yang Menemani

kegiatan saya saat ini adalah berkuliah di universitas pamulang Fakultas Agama Islam, prodi Manajamen Pendidikan Islam
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari inara nurul aini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Memiliki seseorang yang selalu ada ternyata bisa memberikan rasa nyaman tersendiri. Ketika sedang lelah dengan aktivitas, ada tempat untuk bercerita. Ketika sedang memiliki masalah, ada seseorang yang mau mendengarkan. Bahkan ketika tidak sedang membicarakan sesuatu yang serius, obrolan sederhana pun bisa membuat suasana menjadi lebih menyenangkan.

Kehadiran seperti ini sering kali baru terasa ketika kita melihat kembali kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan. Mulai dari menanyakan kabar, mengingatkan untuk makan, menemani ketika sedang memiliki waktu luang, sampai mendengarkan cerita yang sebenarnya sederhana. Mungkin bagi sebagian orang hal tersebut terlihat sepele, tetapi perhatian kecil yang dilakukan secara konsisten bisa memiliki arti yang berbeda.
Di zaman ketika banyak orang sibuk dengan aktivitasnya masing-masing, memiliki seseorang yang tetap meluangkan waktu tentu menjadi hal yang patut dihargai. Bukan berarti seseorang harus selalu tersedia setiap saat, tetapi adanya usaha untuk tetap memberikan perhatian menunjukkan bahwa hubungan tersebut memiliki tempat yang penting.
Kadang kita terlalu fokus mencari sesuatu yang istimewa sampai lupa bahwa kebahagiaan juga bisa datang dari hal-hal sederhana. Kehadiran seseorang yang mau mendengarkan, menemani, dan memberikan perhatian tanpa harus diminta merupakan salah satu bentuk sederhana yang bisa membuat hari terasa lebih ringan.
Pada akhirnya, kita mungkin tidak selalu membutuhkan seseorang yang melakukan hal-hal besar. Terkadang kita hanya membutuhkan seseorang yang tetap ada, baik ketika hari sedang menyenangkan maupun ketika keadaan sedang tidak sesuai harapan.
Dan mungkin, dari semua perhatian kecil yang selama ini dianggap biasa, kita akhirnya menyadari satu hal: ternyata selalu ada yang menemani.
