Pameran Seni Perlawanan Ibob Arief

observer: seni, fotografi dan perjalanan sekitaran
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Bahtiar Dwi Susanto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengenal Ibob Arief sekitar 3 tahun lalu mungkin terlalu sedikit pengetahuan untuk bisa menuliskan secara objektif perihal konsep kekaryaan dan perjalanannya berkesenian. Sering diceritakan bahwa perjalanan keseniannya lebih banyak pada dunia aktivisme politik pada era reformasi tahun 1998 dan advokasi buruh sehingga karya-karya lukisnya sering dibuat sebagai media propaganda dan kerap berukuran sangat besar.

Pada periode lain aktif teater, dan bermusik menjadi media menumpahkan syair-syair menjadi aransemen lagu yang bernuansa protes dan kerakyatan. Kelompok musik Pandai Api dan kolektif SeBUMI (Serikat Kebudayaan Masyarakat Indonesia) menjadi ruang untuk mempertahankan idealismenya berkarya setelah sekian lama bergumul sebagai pengamen jalanan. Saat ini proses berkaryanya dalam media seni rupa tetap berjalan terutama karya grafis cukil yang kerap dibuat poster, kaos serta merchandise berlabel Art Cukil .Seri eksperimen media berukuran mungil ini merupakan ikhtiar Ibob Arif dalam proses kembali melatih kemampuan melukisnya.
Saya menyebutnya sebagai olah-raga seni rupa, karena hampir setiap hari mengerjakan 72 karya dalam waktu yang relatif cepat mungkin masa 1 bulanan. Bagian dari eksperimen untuk menuju eksperimen berikutnya sehingga terwujud pameran tunggal untuk menuju pameran tunggal berikutnya.Selamat. Seri karya yang unik, nakal dan kontemplatif.
Pameran Ibob Arief atau biasa disebut Ibob Su Su akan digelar di rolling door gallery Pasar Minggu Jl. Durian No.47b, RT.4/RW.4, Jagakarsa, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12620. Informasi: 0817-5483-067
