Konten dari Pengguna

Kenalkan Kuliner Indonesia, KBRI Dhaka Gelar “Indonesian Food Festival

KBRI Dhaka

KBRI Dhakaverified-green

Ayo Ikuti kami !! Akun kumparan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Dhaka

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KBRI Dhaka tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pidato Dubes RI dalam Pembukaan Indonesian Food Festival 2019
zoom-in-whitePerbesar
Pidato Dubes RI dalam Pembukaan Indonesian Food Festival 2019

Dhaka, 2 September 2019: Dalam rangka memperkenalkan kuliner Indonesia kepada masyarakat Bangladesh, KBRI Dhaka menggelar Indonesian Food Festival 2019 bertajuk “Taste of Indonesia”. Indonesian Food Festival yang akan berlangsung hingga 6 September 2019 tersebut terselenggara atas kerja sama KBRI Dhaka dengan Hotel Pan Pacific Sonargaon. Selama sepekan, masyarakat Bangladesh akan dimanjakan dengan kuliner dari berbagai daerah di Indonesia. Setiap harinya, Chef Eko Cahyo dan Chef Krisnamurti Damarjati dari Indonesia akan menyajikan menu dari salah satu daerah di Indonesia secara khusus dan berbeda setiap harinya.

Untuk membuka Indonesian Food Festival 2019, KBRI Dhaka mengundang Duta Besar dari negara sahabat, Pejabat Pemerintah Bangladesh, Teman Indonesia di Bangladesh, dan tamu undangan lainnya pada Gala Dinner. Lebih dari 20 kuliner khas Indonesia seperti Sop Buntut, Kambing Guling, Ayam Goreng Serundeng, dan Cumi-Cumi Balado disajikan dalam Gala Dinner tersebut.

Dalam sambutannya, Dubes RI Rina P. Soemarno menerangkan “Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang sangat beragam karena keragaman etnis dan budayanya. Indonesia yang terkenal sebagai sumber rempah-rempah dan menjadi incaran berbagai bangsa di masa lampau, mendapatkan banyak pengaruh kuliner termasuk dari Asia Selatan. Bumbu yang beragam serta rasa yang pedas atau manis menjadi ciri khas dari hidangan kuliner Indonesia”.

Lebih Lanjut, Dubes Rina menambahkan bahwa Indonesia dan Bangladesh memiliki banyak kemiripan termasuk dalam hal kuliner. Sebagai contoh, Rendang Indonesia mirip rasanya dengan Beef Kala Bhuna yang merupakan makanan khas Bangladesh. Namun, kuliner Indonesia masih belum dikenal khalayak banyak di Bangladesh, sehingga KBRI Dhaka menggelar Indonesian Food Festival untuk lebih memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada masyarakat Bangladesh.

Aneka Ragam Kuliner Nusantara Disajikan Dalam Pembukaan Indonesian Food Festival 2019

Para tamu undangan yang hadir pada Gala Dinner yang menandai pembukaan Indonesian Food Festival 2019 memberikan respon yang sangat positif dan memuji masakan yang disajikan. Tidak sedikit dari mereka yang bahkan sampai menambah. Sambil menikmati hidangan kuliner Indonesia, para tamu juga dihibur dengan tarian-tarian tradisional Indonesia seperti Tari Cendrawasih dan Tari Genjring yang dibawakan oleh mahasiswa dari Universitas Negeri Jakarta. Selain itu, tiga orang penerima Beasiswa Seni Budaya Indonesia tahun 2019 asal Bangladesh, yang baru kembali dari Indonesia, juga menunjukkan kemampuannya dalam menampilkan tari-tarian Indonesia. Dalam kesempatan itu, ketiga alumni BSBI berkesempatan menampilkan Tari Indonesiaku dan Tari Kancet Nyelama dari Kalimantan.

Penampilan dua penari yang membawakan Tari Cendrawasih
Penampilan Alumni Beasiswa Seni Budaya Indonesia yang Membawakan Tarian bertajuk "Indonesiaku"

Selama 7 hari penuh berbagai sajian kuliner Nusantara yang menggugah selera menjadi menu utama santapan makan malam di Café Bazar, Hotel Pan Pacific Sonargaon Dhaka. Guest Chef Eko Cahyo dan tim menyiapkan lebih dari 30 menu makanan Indonesia dari berbagai daerah untuk disajikan. Menu buffet sajian kuliner di Indonesia Food Festival 2019 dapat dinikmati oleh para tamu pada waktu makan malam, dari pukul 18.30 sampai dengan pukul 23.00. Setiap malam, para tamu juga dihibur dengan tarian tradisional Indonesia yang dibawakan langsung oleh penari dari Indonesia.

Antusiasme masyarakat Bangladesh untuk mencicipi hidangan kuliner Indonesia sangatlah tinggi. Dalam kurun waktu 3 hari penyelenggaraan Indonesian Food Festival 2019, reservasi tamu telah mencapai lebih dari 400 orang. Mereka sangat menyambut baik penyelenggaraan Indonesian Food Festival. Menurut warga Bangladesh, makanan Indonesia memiliki kemiripan rasa dengan makanan lokal. Namun, ciri khas dan keanekaragaman rasa yang unik membuat makanan Indonesia berhasil mencuri tempat di hati warga Bangladesh.