Melihat Gemerlap Jalan Mangga Besar yang Mengundang Penasaran
7 January 2017 16:50 WIB
0
0

Pertokoan dan Klub Malam di Mangga BesarSebuah gedung klub malam di Mangga Besar (Foto:Aldis Tannos/kumparan)
Mangga Besar atau biasa dipanggil Mabes selalu identik dengan 'wisata' malam. Gemerlap ibu kota Jakarta bisa dicari di kawasan Jalan Mangga Besar Raya ini. Berderet klab malam hingga penginapan. Tapi bagaimana kalau siang hari datang ke Mangga Besar?
Dengan TransJ dari Monas bisa turun di Halte Glodok atau kalau dengan kereta bisa turun di kawasan Stasiun Kota. Tak usah bingung mencari kawasan Mangga Besar tinggal tanya orang sekitar pasti akan diberi tahu. Dari halte atau stasiun tinggal jalan saja.

Pertokoan dan Klub Malam di Mangga BesarKlub malam di Mangga Besar (Foto:Aldis Tannos/kumparan)
Siang ini, Sabtu (7/1) kumparan melihat kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Tempat karaoke dan diskotek berjejer. Mungkin karena siang hari suasana tak terlihat ramai, tapi tetap saja banyak mobil terparkir di halaman depan diskotek dan tempat karaoke.
Beberapa tempat hiburan dapat ditemukan di dalam satu lokasi, Lokasari Square. Di komplek pertokoan itu, terdapat klab malam seperti Unicorn, Newton, Olympic, dan Millie's. Apa yang ada di dalam klab malam itu? Kumparan tak sempat masuk ke dalam, karena semata hanya ingin melihat Mangga Besar.
Lokasari Square berada di Jalan Mangga Besar IX, tidak tampak dari jalan protokol Mangga Besar Raya. Selain toko-toko, banyak juga terdapat gedung kumuh yang tak terawat. Beberapa dijadikan tempat tinggal.

Pertokoan dan Klub Malam di Mangga BesarPertokoan dan klub malam di Mangga Besar (Foto:Aldis Tannos/kumparan)
Warga keturunan tionghoa mendominasi wilayah ini. Maka, bukan hal aneh juga bila bahasa mandarin terdengar dari obrolan pinggir jalan.Menjejaki daerah ini merupakan pengalaman tersendiri. Karena digolongkan wilayah pecinan, kanan kiri jalan dipenuhi dengan toko-toko yang masih menggunakan hanzi untuk menuliskan namanya.
Hotel juga bertebaran di wilayah Mangga Besar, mungkin suplementer dari bisnis hiburan malam. Dari hotel kecil dengan biaya murah sampai yang lebih megah dengan biaya lebih mahal ada di Mangga Besar. Di antara bangunan kumuh dan tempat hiburan malam, berdiri sebuah oase spiritual bagi pemeluk agama Budha, Vihara Avalokitesvara. 

Pertokoan dan Klub Malam di Mangga BesarSuasana pertokoan di Mangga Besar (Foto:Aldis Tannos/kumparan)
Bila ditelusuri secara historis, memang kawasan Kota sejak dahulu menjadi daerah 'lokalisasi' pertama zaman Batavia. Pengunjungnya adalah pejabat VOC dan pedagang China.. Dulu, masyarakat Batavia mengenal PSK dengan sebutan 'cabo', yang disadur dari 'caibo' -- istilah mandarin untuk wanita malam.
Karena telah mengakar sejak Jakarta masih muda, prostitusi wilayah Kota terus menjalar. Pada tahun 1960-an, praktik prostitusi menyebar hingga Petojo dan Sawah Besar. 
Demikian sekelumit saja penjelajahan di Mangga Besar yang kerap disebut dalam candaan pria-pria di saat santai.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab redaksi. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: