Sugiarti Tersangka karena Status di Media Sosial, Bukan GoFood Fiktif

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sugiarti saat diperiksa polisi (Foto: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Sugiarti saat diperiksa polisi (Foto: Istimewa)

Polres Jaktim menyampaikan kalau Sugiarti menjadi tersangka bukan karena pemesanan GoFood fiktif untuk Julianto. Tetapi karena kata-katanya di media sosial yang dituding mencemarkan nama baik Julianto seorang karyawan bank.

Beberapa waktu lalu memang sempat ramai teror GoFood untuk Julianto dan menyebar di media sosial. Julianto merasa tak memesan GoFood tetapi ada tukang Go-Jek yang mengantarkannya. Belakangan diketahui pemesan GoFood itu Sugiarti. Motifnya sakit hati karena diputus cinta.

video youtube embed

"Jadi di sini laporannya pencemaran nama baik. Jadi dia menerangkan atau meng-upload kata-kata yang tidak benar tentang Julianto soal curi uang, menghamilinya. Tujuannya memang membuat Julianto dipecat," tegas Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta M Marpaung di Polres Jaktim, Selasa (1/8).

Sugiarti sudah diperiksa pada Senin (31/7). Dia mengakui berbuat itu karena urusan cinta. Selain membuat status di media sosial, dia juga menyerang dengan teror GoFood fiktif.

"Cinta ditolak GoFood bertindak," beber Sapta.

Dari perkenalan itu si tersangka sudah suka dari Facebook. Pas ketemu, mungkin karena enggak sesuai dengan ekspetasi terus dijauhin

Dalam melakukan tindakannya, Sugiarti dibantu dua keponakannya. Status dua orang itu juga masih saksi.

"Cuma ngebantuin saja. Jelasnya belum tahu karena belum kita periksa," tutur dia.

Sugiarti alias Arty (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sugiarti alias Arty (Foto: Aria Pradana/kumparan)