Konten dari Pengguna

3 Alasan Neymar Bisa Buat Barcelona Juara Liga Champions

Info Bola

Info Bola

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Neymar Jr kandidat peraih FIFA Awards. (Foto: Benoit Tessier/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Neymar Jr kandidat peraih FIFA Awards. (Foto: Benoit Tessier/Reuters)

Kabar kembalinya Neymar ke Barcelona semakin kuat belakangan ini. Menyusul kemungkinan dirinya kembali, bintang Paris Saint-Germain tersebut bahkan dikabarkan sudah mencapai kesepakatan kontrak lima tahun, dengan gaji sebesar 21 juta paun per musim dengan mantan klubnya tersebut.

Sebelumnya, Neymar bergabung dengan raksasa Prancis PSG pada musim panas 2017 lalu. Mahar sebesar 222 juta euro dikeluarkan Les Parisiens, membuat Neymar jadi pemain termahal sepanjang masa. Namun, Albert Masnou dari surat kabar Spanyol Sport menyebut Neymar kini sudah menjalin kesepakatan kontrak dengan Barcelona.

"Pemain Brasil tersebut (Neymar) sangat ingin kembali ke Camp Nou sampai bersedia menerima gaji yang jauh lebih rendah demi membuatnya jadi kenyataan," tulis Masnou. "Dia (Neymar) bahkan tak merundingkannya lagi karena tahu tawaran (gaji) tersebut sudah jumlah maksimum yang bisa ditawarkan Barca," tambahnya.

Bila benar-benar pindah, artinya Neymar bakal turun gaji secara drastis. Bersama PSG, Neymar pemain dengan gaji terbesar kedua di dunia dengan 36,5 juta euro per musim. Sementara bersama Barcelona nanti, dirinya bakal dibayar 24 juta euro per musim, turun 12,5 juta euro atau sekitar Rp 201,2 miliar.

Jadi andalan PSG selama dua musim terakhir, Neymar jelas tak akan dilepas dengan harga murah. Kemungkinan besar Barcelona bakal memecahkan rekor transfer sebelumnya yang juga dipecahkan oleh Neymar. Namun, demi memenuhi ambisi memulangkan trofi Liga Champions ke Camp Nou, Barca bisa mempertimbangkannya lantaran tiga alasan berikut.

1. Cocok dengan Messi dan Suarez

Trio Messi, Suarez dan Neymar (MSN). (Foto: Albert Gea/Reuters)

Bersama Messi dan Suarez, Neymar tergabung dalam trio MSN, salah satu yang paling 'mematikan' sepanjang sejarah sepak bola. Trisula maut Barcelona kala itu sukses mencetak 250 gol dan 116 asis dari 299 laga di semua kompetisi, membantu timnya menang tujuh trofi, termasuk treble di musim perdana ketiganya main bersama.

Kecocokan ketiganya di lapangan berbanding lurus dengan di kehidupan luar sepak bola. Ketiganya memang berteman dekat dan bahkan dikabarkan sampai sekarang masing saling berkomunikasi. Kala Neymar bersama Messi dan Suarez, lini serang Barca seakan tak terkalahkan.

Hingga kini, sudah ratusan juta euro dikeluarkan untuk mengisi lubang yang ditinggal Neymar, tapi belum ada yang bisa tampil sesuai harapan. Nantinya, bila Neymar kembali, dirinya bakal bermain di sisi kiri, sementara Suarez sebagai ujung tombak dan Messi jadi free role. Ketiganya pun dinilai bakal membuat Barcelona kembali tak terhentikan.

2. Selalu bermain di level tertinggi

Neymar merayakan golnya. (Foto: REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)

Beberapa tahun belakangan tak perlu diragukan peran Neymar sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Baik bersama PSG maupun Timnas Brasil, walau musim 2018/19 pemain berusia 27 tahun tersebut tampil kurang maksimal lantaran cedera, tetap tidak mengubah fakta dirinya sebagai kandidat kuat peraih Ballon d’Or di masa depan.

Bersama Timnas Brasil, Neymar sudah membuktikan ketajamannya dengan mencetak 60 gol dari 97 laga. Baru 27 tahun, dirinya berpotensi memecahkan rekor Pele yang mencetak 77 gol buat Selecao. Sementara bukti ketajaman juga dibuktikan dengan mencetak 352 gol dalam 564 penampilan di semua kompetisi sepanjang karier, mencetak 0,62 gol per laga.

Kiprah Neymar baik bersama klub maupun negaranya sudah tak perlu diragukan. Selalu bermain di level tertinggi membuat Neymar tak perlu makan waktu lama untuk beradaptasi. Kembalinya Neymar, selain bakal cocok dengan Messi dan Suarez, dirinya juga punya kemampuan individu yang luar biasa untuk mengacak-acak pertahanan lawan.

3. Keinginan membuktikan diri

Neymar hattrick ke gawang Las Palmas. (Foto: Reuters/Borja Suarez)

Merupakan salah satu pemain terbaik di dunia, Neymar masih dinilai berada satu level di bawah Messi dan Ronaldo. Bahkan, dua tahun lalu sebelum pindah, Neymar selalu di bawah bayang-bayang Messi dalam meraih penghargaan individu. Sebenarnya, bahkan itu yang membuat Neymar memutuskan pindah.

Kepindahan ke PSG sejatinya memang membuat Neymar punya kesempatan membuktikan diri sebagai pemain terbaik di dunia. Terlebih PSG juga diperkuat pemain yang bisa membantu Neymar mengangkat trofi Liga Champions. Namun, kerap mengalami cedera dan masalah kedisiplinan membuat karier Neymar di PSG bisa dibilang mengecewakan.

Hasilnya, walau mencatatkan torehan impresif dalam dua musim terakhir, reputasi Neymar kian menurun dan semakin menjauh dari Ballon d’Or. Pemain seperti Eden Hazard, Antoine Griezmann dan kompatriotnya Kylian Mbappe pun perlahan mulai melampaui Neymar untuk jadi penerus Messi dan Ronaldo.

Karena itu, bila kembali ke Barca, mungkin Neymar bisa membantu mencapai target besar yang selama ini gagal tercapai: menjuarai Liga Champions. Bila sukses, dirinya pun bisa membuktikan kemampuannya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia saat ini. (bob)

Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.

Download aplikasi Android di sini.

Download aplikasi iOS di sini.