5 Alasan Kylian Mbappe Harus Bergabung dengan Real Madrid

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Usai menunjuk Zinedine Zidane sebagai pengganti Santiago Solari, Real Madrid, berencana merombak skuat mereka. Penyerang andalan Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, kemudian jadi incaran utama Los Blancos pada bursa transfer musim panas nanti.
Dilansir dari Marca, sejak kembali menangani klub ibu kota Spanyol tersebut, Zidane sudah memantau penyerang berusia 20 tahun tersebut sebagai pengganti Cristiano Ronaldo. Namun, demi menuntaskan misi yang disebut ‘Operation Mbappe’ itu, dana besar harus disiapkan Madrid.
Pasalnya, harga yang dikeluarkan PSG saat memboyong Mbappe dari AS Monaco sudah begitu besar, yaitu 180 juta euro. Angka tersebut bahkan membuat penyerang Timnas Prancis itu jadi yang termahal kedua sepanjang masa, hanya kalah dari Neymar. Bukan mustahil bila angka yang harus dikeluarkan Madrid nantinya bakal pecahkan rekor dunia.
PSG jelas tak mau menjual pemain andalannya tersebut. Namun, bukan berarti harapan melihat Mbappe di Santiago Bernabeu tertutup. Dikabarkan angka yang bisa membujuk Les Parisien untuk melepas penyerang muda andalan mereka itu mencapai 280 juta euro.
Demi bisa mewujudkan itu, Zidane sudah membuat daftar pemain yang bakal dijualnya pada musim panas nanti. Nama-nama seperti Gareth Bale, Luka Modric, Toni Kroos, dan bahkan Thibaut Courtois rencananya bakal dilego demi tambahan dana transfer.
Pindah ke Real Madrid sebenarnya bukan tanpa risiko. Mbappe belum tentu akan cocok dengan atmosfer di Liga Spanyol. Namun, Mbappe yang masih berusia 20 tahun jelas merupakan investasi yang bagus buat El Real. Walau begitu, berikut lima alasan Mbappe harus bergabung dengan Real Madrid.
1. Tak dapat tantangan lain di Liga Prancis
Bermain untuk Paris Saint-Germain, Mbappe sukses tampil gemilang. Dirinya membantu raksasa Prancis tersebut mendominasi liga domestik musim ini. Namun, PSG yang merupakan salah satu klub terkaya di dunia memang sulit untuk ditandingi klub Liga Prancis lain. Musim ini saja PSG sudah selisih 20 poin dari peringkat kedua.
Kala masih membela Monaco, Mbappe bisa berkembang pesat dengan bersaing ketat bersama PSG. Namun, kini dirinya tergabung dalam tim yang mendominasi liga dan tidak bisa banyak belajar. Pindah ke Madrid, bisa jadi ujian sudah sejauh mana perkembangan Mbappe, dengan bertemu tim kuat seperti Sevilla, Atletico, dan tentunya Barcelona.
2. Bisa dilatih legenda Prancis
Bila memutuskan pindah ke Real Madrid, Mbappe, nantinya bakal dilatih legenda Prancis, Zinedine Zidane. Bersama pelatih berkepala plontos tersebut, Mbappe bisa belajar lebih banyak, terutama dalam mengasah mentalnya. Saat ini, walau terkenal punya teknik dan kecepatan tinggi, terkadang Mbappe masih punya ego yang tinggi.
Diketahui sebelumnya, Zinedine Zidane merupakan salah satu pemain terhebat sepanjang sejarah. Dirinya sempat menang banyak gelar, termasuk Piala Dunia dan Liga Champions. Tak hanya sebagai pemain, sebagai pelatih pun Zidane sudah membuktikan diri dengan menang tiga Liga Champions secara beruntun.
3. Membuktikan diri tanpa Neymar
Pindah ke Real Madrid juga bisa membuat Mbappe membuktikan diri sebagai pemain terbaik dunia tanpa dibayang-bayangi Neymar. Walau di atas lapangan keduanya kompak, Mbappe dan Neymar tetap bersaing dalam hal prestise. Kini Mbappe memang punya catatan yang lebih bagus, tapi publik masih menilai peran Neymar lebih krusial.
Begitu juga dengan Neymar, kini bersama Mbappe dirinya semakin dekat, bahkan sampai di luar lapangan. Walau begitu, Neymar juga dikabarkan tak senang dengan meroketnya nama Mbappe dan tetap mau jadi pemeran utama PSG daripada berada dalam bayang-bayang bintang muda Prancis. Karena itu, pindah ke Real Madrid bisa jadi keputusan tepat buat Mbappe.
4. Bersaing dengan Messi untuk Ballon d’Or
Pada gelaran Ballon d’Or lalu, Kylian Mbappe menempati posisi keempat, berada di atas Lionel Messi yang berada di urutan kelima. Secara prestasi individu, sejatinya musim lalu Mbappe masih kalah dibanding Messi, tapi gelaran Piala Dunia jelas berpengaruh buat penyerang Prancis tersebut.
Bila pindah ke Real Madrid, Mbappe bisa bersaing secara langsung dengan Lionel Messi dalam memperebutkan Ballon d’Or. Beberapa tahun ke depan tentu Mbappe bakal jadi kandidat kuat penghargaan tahunan itu. Namun, bersaing dengan pemain yang disebut terbaik sepanjang masa tentu merupakan kesempatan yang luar biasa.
5. Harapan juara Liga Champions
Bersama Paris Saint-Germain dan AS Monaco, semua gelar domestik sudah sukses dimenangi. Piala Dunia pun sudah masuk dalam curriculum vitae milik Mbappe, usai menang bersama Timnas Prancis 2018.
Namun, hingga kini Mbappe belum mencicipi trofi kompetisi Eropa bersama level klub. Musim ini, bersama PSG, Mbappe harus rela didepak Manchester United secara dramatis dengan agregat 3-3, kalah produktivitas gol tandang. Padahal Les Parisiens sudah unggul dua gol tandang lebih dulu.
Bila pindah ke Real Madrid, harapan Mbappe untuk menjuarai Liga Champions terbuka lebar lantaran klub yang dinakhodai Zidane tersebut punya mental juara di kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut. Sebelumnya mereka sukses menang tiga Liga Champions secara beruntun. Musim ini Madrid memang gagal total, tapi bila Mbappe bergabung bisa jadi awal kebangkitan. (bob)
Baca lebih banyak berita mengenai berita artis/berita heboh/Info Bola/info unik lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
