5 Fakta di Balik Krusialnya Posisi Gelandang Box-to-Box

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Taktik sepak bola sekarang sering kali menggunakan gelandang box-to-box. Sesuai namanya, tugas pemain dengan peran box-to-box yaitu melakukan penyerangan ke kotak wilayah lawan dan bisa bertahan di kotak pertahanan sendiri. Umumnya, box-to-box ditandemkan dengan gelandang bertahan atau gelandang tengah kreatif.
Populer sejak era timnas Inggris tahun 90-an, peran box-to-box kini cukup krusial, terutama buat tim dengan serangan balik cepat. Formasi 4-4-2 dan 4-2-3-1 adalah contoh taktik yang paling memanfaatkan peran gelandang komplit ini.
Karena ditugaskan bertahan sekaligus menyerang, para gelandang box-to-box dituntut serba bisa. Dibutuhkan fisik yang kuat, etos kerja yang luar biasa, tendangan jarak jauh, dan passing yang oke serta jago melakukan tekel.
Menelisik lebih lanjut, berikut 5 fakta gelandang box-to-box.
1. Tembok Depan Bek

Blaise Matuidi latihan. Sumber (@blaisematuidiofficiel/Instagram)
Dengan peran bertahannya, box-to-box bisa disebut sebagai tembok di depan bek. Dengan fisik yang kuat dan kemampuan tekel serta determinasi tinggi, gelandang box-to-box harus selalu berusaha membuat bek tidak terlalu bekerja kera di lini belakang.
2. Kreator Penyerangan

Toni Kroos. Sumber (@toni.kr8s/Instagram)
Fungsi selain bertahan dari gelandang box-to-box adalah membuat peluang menyerang. Belakangan peran ini memang direbut gelandang serang atau false nine. Namun, box-to-box yang bisa mempenetrasi lini bertahan lawan dan bisa menciptakan peluang untuk striker tentu akan sangat membantu.
3. Stamina dan Fisik Luar Biasa

Radja Nainggolan (kiri) berebut bola dengan Antonio Rudiger . Sumber (@radja_nainggolan_l4/Instagram)
Bermain bolak-balik selama dua kali 45 menit, tentu seorang gelandang box-to-box diharuskan memiliki stamina yang luar biasa. Konon, rata-rata gelandang box-to-box bisa berlari 10-15 km per pertandingan. Selain stamina, tentu kekuatan fisik diperlukan untuk duel-duel keras kala bertahan di lini tengah.
4. Jantung Lini Tengah

Paul Pogba. Sumber: (@paulpogba/Instagram)
Terlibat dalam serangan dan pertahanan, gelandang box-to-box berada di tempat dengan penglihatan terluas kepada lapangan. Biasa memperhatikan dua sisi lapangan; untuk mengawasi serta menghentikan lawan, dan untuk melihat posisi peluang menyerang teman, maka dari itu dibutuhkan kemampuan umpan dan tekel yang sama baiknya.
5. Box-To-Box Terhebat Saat Ini

N'Golo Kante. Sumber: (@nglkante/Instagram)
Tiap masanya pasti memiliki box-to-box terbaik, seperti Steven Gerrard di Liverpool, Frank Lampard di Chelsea dan Paul Scholes di Manchester United. Saat ini, gelandang box-to-box terbaik bisa disebut nama-nama seperti Toni Kroos, N'golo Kante, Radja Nainggolan, Arturo Vidal, Paulinho, Blaise Matuidi, dan Paul Pogba serta masih banyak lagi.
