5 Hal yang Membuat Gareth Bale Layak Jadi Idola Baru Real Madrid

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berita hengkangnya Ronaldo ke Juventus mungkin sudah bosan didengar pencinta sepak bola. Ya, Ronaldo memberi kejutan di bursa transfer musim panas 2018. Tanpa diduga, kapten Timnas Portugal tersebut meninggalkan Santiago Bernabeu untuk bergabung dengan Juventus dengan banderol 100 juta Euro.
Padahal, Ronaldo sedang ada di puncak kariernya bersama Real Madrid. Bersama Zidane, Ramos, dan kawan-kawan, Ronaldo berhasil mempersembahkan trofi UEFA Champions League 3 kali berturut-turut.
Namun, Gareth Bale merasakan sedikit angin segar dari kepindahan Ronaldo tersebut. Eks pemain Tottenham Hotspur ini mulai merasa dirinya menjadi pusat perhatian setelah kepindahan Ronaldo.
1. Didatangkan dari Tottenham Hotspur

Gareth Bale didatangkan Real Madrid pada 2013.(Reuters)
Florentino Perez mendatangkan Gareth Bale dari Tottenham Hotspur pada 2013. Kedatangan Bale membuat lini depan El Real menjadi semakin garang. Dengan julukan Trio BBC (Bale, Benzema, Cristiano), Real Madrid menjadi salah satu tim terkuat di Eropa dan dunia. Gareth Bale sendiri tak perlu waktu lama untuk merasakan trofi bersama Real Madrid.
Bale berperan penting atas raihan trofi Copa Del Rey tahun 2014. Di babak final, Bale berhasil menjadi pahlawan Real Madrid saat mencetak gol penentu di menit ke-85.
Mendapat umpan terobosan dari Isco, Bale langsung menendang bola jauh ke depan dan berlari dengan kencang melewati Bartra. Bale yang tanpa kawalan dengan mudah menceploskan bola ke gawang Barcelona dan mengubah skor menjadi 2-1.
2. Cedera yang Ubah Segalanya

Gareth Bale yang sempat redup di Real Madrid akibat cedera.(Reuters/Sergio Perez)
Seiring berjalannya waktu, Bale sulit mendapat kesempatan bermain akibat cedera yang pernah ia derita. Posisinya seringkali ditukar dengan Isco yang juga bisa bermain sebagai Right Wing Forward atau Second Striker.
Seringnya Bale menempati bangku cadangan membuat banyak pihak berspekulasi akan kepergiannya dari Santiago Bernabeu. Namun, Bale tak mau menyerah begitu saja.
Ketika datang kesempatannya untuk bermain, ia selalu menampilkan performa terbaiknya di atas lapangan. Namun, spekulasi akan kepergiannya masih terus terdengar. Klub-klub besar seperti Manchester United, Chelsea, Juventus, dan Paris Saint Germain sering dikaitkan dengan pemain yang mengawali karier di Southampton tersebut.
3. Tetap Loyal Bersama Real Madrid

Gareth Bale setelah pertandingan Final Liga Champions 2018 antara Real Madrid kontra Liverpool. Bale menyumbang dua gol dan membantu El Real memenangkan pertandingan dengan skor 3-1.(Reuters/Andrew Boyers)
Di tengah keramaian prediksi transfernya, Bale tetap mencoba loyal terhadap klub asal Ibu kota Spanyol tersebut. Hasilnya, ia berhasil membantu Real Madrid meraih gelar juara UEFA Champions League 3 kali berturut-turut. Hal ini sangat sulit ia dapatkan di Southampton maupun di Tottenham.
Selain itu, Bale pernah menegaskan bahwa dirinya sudah gerah dengan isu-isu yang dibangun oleh banyak pihak. Bale mengungkapkan bahwa ia sudah jatuh cinta dengan Real Madrid dan sulit untuk pindah ke klub lain.
4. Kepindahan Ronaldo yang Membawa ‘Sedikit’ Angin Segar Bagi Bale

Gareth Bale(kiri) berbincang dengan Cristiano Ronaldo(kanan).(Reuters)
Bursa transfer musim panas 2018 pencinta sepak bola di seluruh sudut dunia dikejutkan dengan transfer megabintang Real Madrid. Bukan Gareth Bale, tapi malah Cristiano Ronaldo yang memutuskan untuk hengkang ke Juventus. Cristiano Ronaldo meninggalkan Santiago Bernabeu di puncak kariernya bersama Real Madrid.
Ronaldo adalah salah satu pilar penting yang membantu Real Madrid meraih La Decima (Gelar Eropa ke 10) dan gelar Liga Champions Eropa di musim 2015-2016, 2016-2017, dan 2017-2018. Mencari pengalaman di Serie A adalah salah satu alasan Ronaldo hijrah ke Juventus. Kesedihan tentu dirasakan Madridista dan pemain Real Madrid.
Kapten Timnas Portugal tersebut telah mengisi hati para suporter Real Madrid, baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Penampilannya yang impresif serta hatinya yang lembut membuatnya dicintai oleh banyak kalangan, bahkan di luar Madridista. Sayangnya, Ronaldo berkata lain. Ia merasa tertantang bermain di Juventus.
5. Gareth Bale On Fire Sejak Ronaldo Hengkang

Gareth Bale berselebrasi setelah membobol gawang Liverpool.(Reuters/Kai Pfaffenbach)
Ditengah kesedihan banyak pihak, angin segar sedikit menghampiri Gareth Bale. Pemain berkewarganegaraan Wales ini berkesempatan untuk masuk ke hati Madridista. Bale langsung menunjukkannya di tur pramusim dan pekan-pekan awal La Liga. Ia seringkali menusuk dan mengancam gawang lawan.
Madridista pun bersorak sangat kencang ketika Gareth Bale berhasil mencetak gol. Hal ini menjadi tanda-tanda bahwa Real Madrid tidak perlu waktu lama untuk move on dari sosok Cristiano Ronaldo. Penampilan Bale digadang-gadang akan semakin gemilang di setiap pertandingan.
