Pencarian populer

5 Pelatih Bola Paling Kontroversial, Bermulut Besar hingga Suka Memaki

Foto: Jose Mourinho di pinggir lapangan saat Chelsea bertemu Tottenham Hotspur pada 29 November 2015.(Reuters/Paul Childs)

Kontroversi menjadi titik perhatian tersendiri dalam sepak bola. Jika tak ada kontroversi, sepak bola tentu akan terasa hambar. Beberapa orang menganggap pihak yang terlibat dalam kontroversi di sepak bola hanyalah mencari sensasi belaka. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa sensasi tersebut yang membuat orang tertarik pada sepak bola.

Kontroversi yang dimaksud sering melibatkan suporter, pemain, bahkan hingga pelatih. Beberapa pelatih sering melakukan psywar untuk menyerang mental lawan. Beberapa pelatih memilih untuk diam dan beberapa lainnya memilih untuk membalas psywar tersebut.

1. Jose Mourinho

Foto: Jose Mourinho ketika pertandingan Manchester United vs West Ham United. (Reuters/Carl Recine)

Mendengar nama Jose Mourinho, publik sudah pasti mengenalnya. Seperti dilansir The Sunday Times, ia menegaskan bahwa dirinya merupakan ‘Si Spesial’. “Jangan panggil saya arogan, namun saya adalah juara Eropa dan saya pikir saya adalah Si Spesial,” ujar Mourinho dan sejak saat itu, Mourinho dijuluki The Special One.

Mourinho pun sempat mencari sensasi ketika ia melatih Real Madrid. Los Blancos kala itu bertemu FC Barcelona dalam ajang Piala Super Spanyol. Di menit-menit akhir, Marcelo melakukan tekel keras pada Fabregas yang mengakibatkan keriuhan antarpemain dan official Real Madrid serta Barcelona.

Di tengah keriuhan itu, Mourinho tertangkap kamera mencolok mata Tito Villanova. Video tersebut viral hingga akhirnya Mourinho meminta maaf pada Villanova dan menganggap dirinya tak pantas melakukan hal tersebut.

2. Antonio Conte

Foto: Antonio Conte saat Juventus melawan Udinese.(Reuters/Alesandro Garofallo)

Kiprah Conte sebagai pelatih mulai bersinar ketika ia melatih Juventus. Bersama Conte, Juventus tak bisa ditandingi klub manapun di Italia. Di awal masa kepelatihannya bersama Juve, eks pemain Timnas Italia tersebut langsung mempersembahkan trofi Serie A, tanpa sekalipun menelan kekalahan sepanjang musim 2011-2012. 2 musim berikutnya, trofi Serie A tak berpindah ke tangan lawan.

Alhasil, Conte memberikan 3 gelar Serie A berturut-turut selama 3 musim. Namun, pernyataan kontroversial pun mencuat dari mulut Antonio Conte ketika melatih Chelsea. Dalam pernyataan tersebut, Conte secara tidak langsung merendahkan pelatih asal Inggris.

“Jadi, apakah kami (pelatih-pelatih asal Italia) lebih baik dan lebih hebat daripada pelatih Inggris? Yah, praktis tak banyak manajer Inggris di Liga Primer Inggris,” ujarnya kepada radio Anchi’o Sport.

3. Iwan Setiawan

Foto: Borneo FC menganggap Iwan Setiawan sebagai Jose Mourinhonya Indonesia.(Dokumentasi Borneo FC)

Tak hanya di Eropa, pelatih yang kontroversial juga ada di Indonesia. Iwan Setiawan, mantan pelatih Persija Jakarta dikenal sebagai ‘Si Mulut Besar’ karena ocehannya. Karena sikapnya, Iwan Setiawan seringkali mendapat serangan dari netizen.

Iwan Setiawan pernah berkata bahwa Indra Sjafri tidak pantas untuk melatih Timnas Indonesia U-19. Menurutnya, cara Indra Sjafri melatih Garuda Muda kurang pas sehingga kerap menelan kekalahan. Netizen semakin geram ketika Iwan mengatakan bahwa dirinyalah yang pantas melatih Tim Garuda Muda.

4. Wim Rijsbergen

Foto: Wim Rijsbergen saat sesi latihan Timnas Indonesia. (ANTARAFoto/Puspa Perwitasari)

Setelah Iwan Setiawan, ada Wihelmus Rijsbergen atau akrab disapa Wim Rijsbergen. Pelatih asal Belanda ini ditunjuk sebagai arsitek Timnas Indonesia pada Juli 2011. Dalam setiap pertandingan Timnas Indonesia, Wim tak sekalipun ada di pinggir lapangan.

Ia memilih untuk duduk di bangku official dan mencatat dalam buku kecil. Amarah warga Indonesia memuncak ketika Wim tak sekalipun mencatatkan prestasi untuk Indonesia. Satu-satunya prestasi yang dicatatkan Wim adalah menahan imbang Arab Saudi kala bersua di Malaysia dalam ajang Laga Persahabatan. Wim akhirnya diberhentikan oleh PSSI pada Januari 2012.

5. Ron Atkinson

Foto: Ron Atkinson berpose seusai pertandingan. (AFP)

Mantan pelatih Atletico Madrid dan Manchester United ini seringkali mengejek pemain hingga pelatih lawan. Ron Atkinson lebih dikenal sebagai pelatih yang ‘doyan ngoceh’. Pria yang dijuluki ‘Big Ron’ ini pernah mengejek bek Timnas Prancis, Marcell Desailly dengan sebutan ‘negro pemalas’.

Seperti dilansir Four Four Two, pelatih kelahiran Liverpool ini juga pernah mengejek warga Tiongkok. “Saya tak mengerti bagaimana populasi di Tiongkok bisa sangat besar, padahal di sana wanitanya jelek-jelek,” ujarnya pada tahun 2004.

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: