5 'Versatile Player' Terbaik Saat Ini, Ada Gelandang Termahal Chelsea

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di dunia sepak bola, pemain multifungsi di dalam sebuah tim dianggap sebagai sosok yang istimewa. Kepiawaiannya dalam menjalankan berbagai peran, jadi satu hal penting bagi seorang pelatih dalam menentukan taktik yang hendak dijalankan.
Namun, akhir-akhir ini, sosok pemain dengan peranan demikian begitu langka. Hanya terdapat segelintir pesepak bola yang mampu menjalankan peranan sebagai pemain serbabisa dengan baik.
Dilansir dari Sportskeeda, terdapat lima sosok pemain yang mampu menunjukkan performa yang memukau sebagai versatile player. Berikut daftar lima pesepak bola serbabisa terbaik saat ini.
5. Joshua Kimmich (Bayern Muenchen)
Sosok Joshua Kimmich dikenal sebagai pesepak bola asal Jerman yang lihai dalam memainkan peran di berbagai posisi. Pada awalnya, Kimmich muncul sebagai gelandang bertahan, tetapi ketika Pep Guardiola datang menangani Die Roten, posisi Kimmich beralih menjadi pemain bertahan.
Di era Jupp Heynckes pada musim 2017/2018, Kimmich bermain reguler sebagai bek kanan. Beruntung, perjudian tersebut berujung kesuksesan besar.
Kimmich berhasil memainkan peran dengan sangat baik. Berdasarkan Transfermarkt, sebagai bek kanan, Kimmich telah memainkan laga sebanyak 109 dengan mencatatkan 10 gol dan 40 assist.
Kemudian, semenjak Muenchen dilatih oleh Hans-Dieter Flick, Kimmich kembali ke posisi awalnya, yakni sebagai gelandang bertahan. Pemain berusia 26 tahun ini dapat membuktikan kehebatannya dengan menorehkan empat gol dan 14 assist di ajang Liga Jerman dan Liga Champions musim ini.
4. David Alaba (Bayern Muenchen)
Nampaknya Bayern Muenchen dianugerahi sejumlah pemain yang mampu berperan dalam berbagai posisi. Selain Kimmich, terdapat nama pemain Timnas Austria yakni David Alaba yang dapat berperang sebagai pemain versatile.
Sejatinya, sosok pesepak bola yang memiliki kecepatan di atas rata-rata ini berperan sebagai seorang bek kiri yang produktif. Dilansir dari situs Transfermarkt, Alaba mampu menorehkan 20 gol dan 42 assist dari 243 laga sebagai bek kiri.
Namun, ketika membela tim nasional, sebagaian besar Alaba diturunkan sebagai playmaker. Selain itu, berdasarkan statistik dari Transfermarkt, dalam dua tahun terakhir berkostum Die Roten, pria berusia 28 tahun ini lebih sering ditempatkan sebagai bek tengah.
Kepiawaiannya di berbagai posisi akan menjadi suatu kerinduan tersendiri bagi Muenchen yang akan ditinggalkan Alaba pada musim panas nanti.
3. Alessandro Florenzi (Paris Saint-Germain)
Nama Alessandro Florenzi tak bisa dilupakan dari daftar. Sosok pemain pinjaman Paris Saint-Germain dari AS Roma ini salah satu sosok yang piawai dalam memainkan peran di berbagai posisi, baik lini depan, tengah, maupun belakang.
Awalnya, sosok pemain Timnas Italia ini berposisi sebagai gelandang tengah, namun karena memiliki kecepatan yang begitu memukau, Florenzi ditempatkan di sisi sayap, khususnya sayap kanan.
Florenzi telah berkembang selama bertahun-tahun dan telah menjadi ahli di berbagai posisi yang dia mainkan berdasarkan kerja keras dan kecerdasan yang dapat dilihat setiap kali tampil.
2. Kai Havertz (Chelsea)
Datang ke Stamford Bridge dengan label pemain termahal klub, Kai Havertz jalani awal yang begitu sulit. Bahkan, ia sempat dijuluki sebagai pembelian terburuk karena kontribusinya yang mini di awal-awal musim.
Namun, semenjak Thomas Tuchel menangani The Blues, kualitas pemain Jerman tersebut meningkat dan jadi salah satu bagian penting tim.
Secara teknis, Havertz miliki bakat yang sangat baik. Pemain berusia 21 tahun ini turut piawai dalam menjalankan peran di lini tengah dan di lini depan. Keserbabisaanya jadi suatu kelebihan yang tak bisa dimiliki oleh anggota tim lainnya.
Pada musim ini, Havertz telah memainkan peran sebagai gelandang tengah, gelandang serang, penyerang tengah dan bahkan sayap kanan. Pencapaiannya cukup gemilang dengan torehan delapan gol dan sembilan asis.
Selain itu, berkat kontribusinya, The Blues berhasil dibawanya melangkah ke babak final Liga Champions.
1. James Milner (Liverpool)
Kualitas seorang James Milner sebagai pemain serba bisa tak perlu diragukan lagi. Pemain berusia 35 tahun ini selalu mampu menunjukkan kemampuan terhebatnya di segala posisi yang ia tempati.
Milner merupakan sosok gelandang tengah dengan visi bermain yang cemerlang. Pemain berkebangsaan Inggris ini turut mampu tampil baik sebagai gelandang sayap, gelandang serang atau bahkan sebagai bek sayap.
Sebagai gelandang sayap, Milner sering memanjakan rekan setimnya dengan umpan-umpan dan tak jarang berbuah menjadi gol. Berdasarkan statistik dari Transfermarkt, eks penggawa Manchester City ini mampu mencatatkan 53 assist.
