Konten dari Pengguna

Duet Kroos-Modric Makin Jarang Dimainkan Bersama oleh Zidane

Info Bola

Info Bola

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Toni Kroos dan Luka Modric. (Foto: UEFA Champions League)
zoom-in-whitePerbesar
Toni Kroos dan Luka Modric. (Foto: UEFA Champions League)

Selama bertahun-tahun, Toni Kroos dan Luka Modric saling mengisi satu sama lain. Keduanya menjadi motor utama lini tengah Real Madrid. Namun, belakangan ada pemandangan tak biasa: Keduanya mulai jarang dimainkan bersamaan oleh Pelatih Madrid, Zinedine Zidane.

Modric dikenal sebagai gelandang kreatif yang jago dalam merancang serangan, sementara Kroos adalah pembagi operan yang jitu. Keduanya (biasanya) dilengkapi oleh Casemiro yang bermain sebagai jangkar.

Namun, dalam enam pertandingan terakhir, duet Kroos dan Modric hanya satu kali bermain bersama sejak menit awal. Pada dasarnya, ketika Zidane memainkan salah satu dari mereka berdua, yang lainnya harus beristirahat.

Kroos dan Modric. (Foto: realmadrid.com)

Saat Real Madrid melawan Barcelona, Celta Vigo, dan Real Sociedad, Kroos dimainkan sebagai starter tapi Modric dicadangkan. Saat melawan Manchester City dan Osasuna, Modric jadi starter tapi Kroos dicadangkan.

Sepertinya, sebagian keputusan-keputusan Zidane ini karena kebutuhan Los Blancos untuk merotasi skuad, tetapi sebenarnya bukan hanya itu. Nampaknya, pelatih berusia 47 tahun itu sangat detail dalam menyiapkan timnya. Pemain yang turun harus sesuai taktik.

Contohnya saja, keputusan mencadangkan Kroos ketika Madrid dikalahkan Man City, atau keputusan mencadangkan Modric pada kemenangan atas Barcelona. Jelas ada alasan taktik di balik keputusan tersebut. Mungkin saja karena perkembangan signifikan dari pemain lain, seperti Valverde dan Isco.

Dahulu, duet Casemiro-Kroos-Modric dalam lini tengah Real Madrid berhasil mempersembahkan tiga trofi Liga Champions secara beruntun. Sekarang sepertinya trio tersebut mulai dipisahkan agar lini tengah Los Blancos.