Foya-foya Hernan Crespo Semasa Muda

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hidup sebagai pesepak bola terkenal dan kaya raya nampaknya tak akan lekang dari hingar bingar dunia hiburan malam, khususnya berhubungan dengan wanita. Hal tersebut, turut dialami oleh legenda sepak bola Argentina, Hernan Crespo.
Mantan penyerang Inter Milan ini mengaku bahwa dirinya gemar melakukan pesta seks. Hal itu dilakukan Crespo semasa muda ketika berada dalam puncak kariernya.
“Saya masih lajang, saya adalah pemain sepak bola yang kaya dan terkenal sampai saya berusia 27 tahun. Saya pikir itu normal, namun itu bukan sesuatu yang saya banggakan, itu hanya pengalaman hidup,” ujar Crespo dalam suatu acara televisi di Argentina.
Namun, Crespo telah berubah. Dilansir Daily Star, pria yang kini berusia 45 tahun telah berhenti melakukan perbuatan liarnya tersebut di tahun 2002 ketika bertemu dengan wanita yang menjadi istrinya, Alessia Rossi Andra.
“Hari ini saya tidak merindukan hal tersebut dan saya sekarang senang dengan apa yang saya miliki dan keluarga saya,” ujar pemain yang pensiun di usia 36 tahun.
Nama Crespo melejit di kancah sepak bola dunia ketika ia memperkuat Parma di tahun 1996. Setelahnya, salah satu penyerang terbaik di era 90-an ini malang melintang di berbagai klub besar Eropa.
Selain Inter Milan, jasa penyerang Timnas Argentina ini juga pernah digunakan oleh Lazio, AC Milan dan Chelsea.
Selain Crespo, terdapat nama-nama pemain bintang lainnya yang memiliki pengalaman tentang wanita. Sebut saja George Best dan Garrincha di era 60-an atau megabintang sepak bola Cristiano Ronaldo yang gemar bergonta ganti pasangan sebelum bersama dengan Georgina Rodriguez.
Selain itu, yang paling fenomenal adalah Antonio Cassano. Penyerang asal Italia ini mengaku bahwa dia telah meniduri 600 hingga 700 wanita dan percaya bahwa berhubungan seks dapat membantu meningkatkan penampilannya di lapangan.
Tidaklah mengherankan bahwa popularitas dan kegelimangan harta yang dimiliki membuat pesepak bola bebas melakukan apa saja, namun perbuatan tersebut kelak bisa menjadi sebuah bumerang bagi karier sang pemain.
