Kisah Georgina Rodriguez: Dari SPG Kini Jadi Seleb Instagram

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jatuh cinta pada pandangan pertama mungkin terdengar klise, tapi alasan itu lah yang menyatukan bintang lapangan hijau, Cristiano Ronaldo, dengan Georgina Rodriguez hingga saat ini.
Saat itu, 2016, Ronaldo sedang memanfaatkan waktu luangnya untuk mampir ke toko pakaian ternama, Gucci, di salah satu sudut kota Madrid. Georgina yang bekerja sebagai sales assistant langsung menarik perhatian CR7.
Beberapa hari kemudian, keduanya bertemu lagi di suatu acara saat Georgina menjadi sales promotion girl sebuah brand lain, di mana mereka dapat berbicara dengan hangat di luar lingkungan kerja.
Sampai hari ini, Georgina membesarkan keempat anak Ronaldo-Alana Martina, Eva dan Mateo, dan Cristiano Jr-di Turin, Italia.
Dia menjalani kehidupan yang hanya bisa diimpikan oleh sebagian besar orang, berlibur di Ibiza dan Islandia; mengenakan Chanel dan Gucci dari kepala hingga kaki; dan menikmati sampanye di atas kapal pesiar mewah.
Bisa dibilang, Georgina Rodriguez adalah Wags (sebutan untuk pasangan pemain bola) paling terkenal saat ini. Georgina tak selamanya hidup dalam kekayaan dan kemewahan.
Kecantikan itu berasal dari latar belakang yang sangat sederhana, Georgina tumbuh di desa terpencil Jaca, Spanyol Utara, dengan ayah mantan pesepakbola Argentina, Jorge, dan ibu asli Spanyol, Ana.
Georgina kecil sebenarnya bercita-cita menjadi penari balet. Tetapi karena keterbatasan ekonomi, Georgina mengarahkan perhatiannya pada karir ritel fesyen.
Begitu dia cukup dewasa, Georgina merantau ke Huesca, sebuah kota kecil yang berjarak satu jam dari desa, di mana dia mendapatkan pekerjaan pertamanya sebagai pelayan.
Namun, dia segera bosan dengan kota, dan jenuh tinggal di rumah yang sempit dengan beberapa anak muda lainnya.
Lelah dengan kehidupan yang melarat, Georgina pindah lagi. Kali ini tujuannya San Sebastian, kota di tepi pantai yang jaraknya tiga jam perjalanan dari Huesca. Di sana, dia mendapat pekerjaan di toko kelas menengah, Massimo Dutti.
Meski pekerjaan barunya menghasilkan lebih banyak uang, Georgina tak lupa dengan impiannya dahulu dan membuat langkah besar.
“Saya ingin bekerja dalam kemewahan dan saya mengerti bahwa untuk itu saya harus berbicara bahasa Inggris,” kata Georgina kepada XLSemanal.
Perantauannya berlanjut ke Inggris. Pada 2012, saat usianya 17, Georgina mendapat pekerjaan dari sebuah keluarga di Bristol yang bertugas mengurus anak hingga bersih-bersih rumah.
Di bagian Barat Daya Inggris ini, dia fokus mempelajari bahasa Inggris dan berpenghasilan 9,5 paun per jam.
Empat tahun berlalu, Georgina pindah ke Madrid untuk menggapai cita-citanya bekerja di perusahaan fesyen ternama, Gucci, dan di kota itu lah cerita cintanya dengan Ronaldo dimulai.
“Dia sangat membantu saya. Tentu saja, saya mencintainya,” ucap Ronaldo dalam sebuah wawancara dengan Piers Morgan.
"Kita akan [menikah] suatu hari nanti," katanya.
Sambil berkaca-kaca, Ronaldo menambahkan bahwa melihat dia dan Georgina berjalan menyusuri lorong selalu menjadi impian ibunya, Maria Dolores dos Santos Aveiro.
"Itu juga impian ibuku. Ya, suatu hari nanti. Kenapa tidak? Hebat sekali. Dia temanku. Kami bercakap-cakap. Aku membuka hati untuknya dan dia membuka hati untukku."
Sejak mulai berkencan dengan Ronaldo, Georgina telah menjadi bintang, menghiasi beberapa sampul Spanish Women's Health dan mengumpulkan jutaan pengikut di Instagram.
