Konten dari Pengguna

Menelisik Asal Usul Sederet Julukan Diego Maradona

Info Bola

Info Bola

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diego Maradona menyapa publik di stadion "La Bombonera" klub Atletik Boca Juniors di Buenos Aires pada 9 November 2001. Foto: ALI BURAFI/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Diego Maradona menyapa publik di stadion "La Bombonera" klub Atletik Boca Juniors di Buenos Aires pada 9 November 2001. Foto: ALI BURAFI/AFP

Tak ada yang berani menyangkal kedigdayaan Diego Maradona di atas lapangan hijau. Beragam aksi maginya kerap memunculkan decak kagum.

Untuk medeskripsikan gaya main dan perawakannya, lantas tercetuslah banyak julukan yang melekat. El Pelusa, El Cebollita, dan El Pibe de Oro, semuanya mengacu kepada Maradona.

Namun, apa arti dari nama-nama itu? Diwartakan Marca, berikut asal usul julukan yang tersemat pada Maradona:

El Pelusa (Si Rambut Tebal)

Maradona selalu menonjol karena tubuhnya yang pendek, kekar, dan rambut afronya yang mekar, terutama selama tahun-tahun awal kariernya.

Julukan Pelusa ini, secara harfiah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi The Fuzz yang mengacu pada rambut besarnya. Nama ini pertama kali di sematkan di kampung halamannya, Villa Fiorito.

Diego Maradona berselebrasi usai rekan setimnya Jorge Burruchaga mencetak gol kemenangan di babak kedua saat final Piala Dunia di Meksiko, 29 Juni 1994. Foto: REUTERS/Stringer

El Barrilete Cosmico (Layang-layang Kosmis)

Jelang Piala Dunia 1986 di Meksiko, Cesar Luis Menotti tidak setuju dengan keputusan memberi ban kapten kepada Maradona untuk menggantikan Daniel Passarella.

“Maradona kehilangan identitasnya beberapa waktu lalu dan semakin parah. Jika dia tidak berhenti hidup seperti layang-layang, dia bisa menjadi sosok besar di Piala Dunia,” ungkap Menotti dikutip dari Marca.

Diego Maradona, tentu saja, menjadi sosok besar di turnamen ini dan deskripsi layang-layang itu melekat padanya.

Sebuah mural yang menggambarkan legenda sepak bola Diego Maradona di Naples, Italia. Foto: Ciro De Luca/Reuters

El Cebollita (Bawang Kecil)

Julukan ini tidak digunakan untuk menggambarkan diri Maradona seorang. Ketika Francisco Cornejo menemukannya bermain dengan Argentinos Juniors, dia menyebut tim yang penuh dengan pemain kecil tersebut sebagai ‘Bawang Kecil’.

Hal itu tak lain mengacu kepada tinggi Maradona yang hanya 165 cm, yang tergolong pendek untuk pemain Amerika Latin.

Julukan lainnya

Selain mengacu kepada penampilan, kemampuan dan kesuksesannya, Maradona mendapatkan julukan terkenal lainnya. Salah satunya ‘El Pibe de Oro’, jika diterjemahkan menjadi ‘Anak Emas'.

Diego Maradona yang mengenakan kostum FC Barcelona, saat pertandingan persahabatan melawan Paris Saint Germain, di Paris, pada 13 November 1982. Foto: AFP/JOEL ROBINE

Nama ini pertama kali digunakan untuk menggambarkan Ernesto Lazzatti dari Boca Juniors beberapa tahun sebelumnya.

Nomor punggung 10 milik Maradona juga menjadi bagian dari personanya. Dengan ini dia mendapat julukan ‘El Diez’ (Sang Nomor 10), dan ‘D10Z’ (Dios, diterjemahkan sebagai tuhan).