Presiden Madagaskar Sewa Pesawat demi Suporter yang Akan Dukung Timnas

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara tak terduga, Timnas Madagaskar sukses melaju ke babak 16 besar Piala Afrika 2019. Merupakan tim kuda hitam, Madagaskar memuncaki klasemen Grup B usai mengalahkan Nigeria dengan skor 2-0. Antusiasme pun membuat Presiden Madagaskar, Andry Rajoelina, menyewa pesawat untuk membawa suporter ke Mesir.
Sebelumnya, Timnas Madagaskar yang menempati peringkat 108 FIFA merupakan tim yang tak diunggulkan lolos fase grup. Terlebih mereka harus tergabung di grup yang berisikan dua tim kuat, Nigeria dan Guinea. Namun, alih-alih gagal lolos, Madagaskar malah memuncaki klasemen Grup B.
Pada pertandingan pembuka, Madagaskar sukses menahan imbang Guinea 2-2, tim yang diperkuat pemain seperti Naby Keita dari Liverpool. Laga kedua kemenangan tipis 1-0 diperoleh atas Burundi. Barulah di pertandingan terakhir, Madagaskar sukses jadi pemuncak klasemen grup dengan mengalahkan tim juara Piala Afrika tiga kali, Nigeria, dengan skor 2-0.
Kesuksesan tim berjuluk ‘Barea’ tersebut jelas mengundang antusiasme masyarakat. Pasalnya, lolos sudah seperti keajaiban buat Madagaskar. Alhasil tak sedikit suporter dari negara yang berada di Samudra Hindia tersebut ingin datang langsung ke Mesir, menyaksikan sekaligus mendukung timnas kesayangan mereka.
Namun, keinginan suporter Timnas Madagaskar nyaris saja pupus. Pasalnya, di Madagaskar tidak ada penerbangan komersial yang menghubungkan negaranya dengan Mesir. Beruntung sang presiden, Andry Rajoelina, dikabarkan akan memesan pesawat untuk mobilisasi suporter Timnas Madagaskar yang bisa menampung 480 orang.
"Setelah mendengar keinginan para suporter, Presiden Andry Rajoelina dan Negara Madagaskar memutuskan untuk memobilisasi Airbus 380, dengan jumlah kursi sebanyak 480, untuk mengangkut rombongan pendukung," ujar Kepala Komunikasi Kepresidenan Madagaskar, Rinah Rakotomanga, dilansir dari AFP.
Penerbangan bakal berangkat dari Kota Antananarivo, Sabtu (6/7/2019) waktu Madagaskar dan langsung pulang setelah pertandingan usai. Namun, tiket pesawat tersebut dikabarkan tak akan gratis. Suporter bakal dipungut biaya sebesar 530 Euro atau setara dengan Rp 8,5 juta (termasuk tiket nonton dan biaya konsumsi).
Walau harus mengeluarkan uang, Jean Josue Njakasolo selaku suporter, mengatakan tak keberatan, lantaran ini merupakan momen bersejarah buat Timnas Madagaskar.
“Harga tak berarti apapun dibanding kebanggaan yang diberikan oleh timnas kami,” ucapnya dilansir dari Gulf Times.
Nantinya Madagaskar akan menghadapi tim kuat, yaitu Timnas Republik Demokratik Kongo. Konon, Timnas Kongo merupakan negara peringkat kelima di Benua Afrika. Secara keseluruhan, Kongo menempati peringkat 49 FIFA. Lolos grup saja sudah ajaib, maka hasil apapun tentu sudah membuat suporter Madagaskar bangga. (bob)
Baca lebih banyak informasi mengenai berita artis/berita heboh/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
