Ronaldo Nazario Minta Maaf ke Seluruh Ibu di Dunia soal Gaya Rambutnya

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika membahas sosok Ronaldo Nazario, ada dua hal utama yang akan menjadi sorotan. Pertama, tentu kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar serta yang kedua, dan tak kalah menarik, adalah potongan rambut ikoniknya.
Jika menengok ke belakang, tak bisa dipungkiri bahwa di awal 2000-an muncul sebuah fenomena ketika orang di berbagai belahan dunia merasa perlu untuk meniru potongan rambut idolanya, termasuk para pemain sepak bola.
Potongan rambut Ronaldo menjadi salah satu role model pada saat itu. Pasalnya, ‘El Fenomeno’ memang menjadi bintang kemenangan bagi Timnas Brasil di ajang Piala Dunia 2002.
Para orang tua harus rela menyaksikan rambut anak-anak mereka dipotong dan hanya tersisa sedikit gundukan rambut di bagian depan kepala. Ya, persis seperti potongan rambut ikonik Ronaldo pada 2002 silam.
Namun, baru-baru ini Ronaldo mengaku menyesal dan meminta maaf kepada seluruh ibu di dunia terkait potongan rambut ikoniknya tersebut.
“Saya minta maaf kepada semua ibu yang melihat anak-anak mereka membuat potongan rambut yang sama dengan saya," ucap Ronaldo Nazario kepada Sports Illustrated.
Rambut Ronaldo dipangkas dengan gaya unik tersebut tepat sebelum Brasil melakoni laga semifinal melawan Turki. Usut punya usut, ada alasan tersendiri di balik pemilihan gaya rambut tersebut.
Ronaldo sempat mengalami cedera otot kaki sebelum laga semifinal melawan Turki dan pada hari menjelang pertandingan dia tidak ingin membicarakan cederanya itu dengan awak media Brasil.
“Jadi, saya potong rambut,” kata Ronaldo.
“Saya melihat rekan satu tim saya dan bertanya, 'Apakah kamu menyukainya?' Mereka berkata, 'Tidak, ini mengerikan! Potong ini! 'Tapi jurnalis melihat potongan rambut saya dan mereka melupakan tentang cedera saya," terang Ronaldo yang berhasil mengelabui media Brasil.
Sebelumnya, pada 2000, karier sang striker diguncang oleh cedera lutut yang mengerikan. Dirinya bahkan diragukan untuk bisa bermain sepak bola kembali. Faktanya, dua tahun berselang dia kembali fit dan membuat Piala Dunia 2002 menjadi salah satu momen yang tak terlupakan.
Ronaldo berhasil mencetak 8 gol pada Piala Dunia 2002 lalu. Ronaldo juga sukses memborong dua gol kemenangan di laga final melawan Jerman dan memastikan trofi Piala Dunia kelima bagi Brasil.
