Jadwal dan Lokasi Ujian SKD CPNS Kementerian Perhubungan 2021

Menyajikan informasi terkini dan teraktual seputar Calon Aparatur Sipil Negara (CPNS) yang meliputi jadwal, tes, contoh soal hingga pengumuman.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Info CPNS tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) telah mengumumkan jadwal dan lokasi ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021. SKD CPNS sendiri merupakan tahap selanjutnya yang harus diikuti peserta CPNS 2021 yang lolos seleksi administrasi.
Jadwal dan lokasi ujian SKD CPNS Kementerian Perhubungan 2021 tercantum dalam surat pengumuman Nomor PG. 15 Tahun 2021.
Melalui surat tersebut, diketahui bahwa SKD CPNS Kemenhub telah dilaksanakan sejak 2 September lalu dan akan berlangsung hingga 30 September 2021 mendatang.
Ujian SKD CPNS Kemenhub tersebut dilaksanakan di 32 titik lokasi ujian dengan jadwal yang berbeda-beda. Berikut jadwal dan lokasi ujian SKD CPNS Kementerian Perhubungan 2021.
Jadwal dan Lokasi Ujian SKD CPNS Kemenhub 2021
Yogyakarta: Mandiri BKN Yogyakarta, pada 14-20 September 2021
Jawa Timur: Mandiri BKN Jawa Timur, pada 14-27 September 2021
Jawa Barat: Mandiri BKN Jawa Barat, pada 14-23 September 2021
Makassar: Kanreg IV BKN Makassar, pada 19-24 September 2021
Sumatera Utara: Mandiri BKN Sumatera Utara, pada 22-30 September 2021
Palembang: Kanreg VII BKN Palembang, pada 14-21 September 2021
Denpasar: Kanreg X BKN Denpasar, pada 18-21 September 2021
Riau: Mandiri BKN Riau, pada 14-18 September 2021
Jawa Tengah: Mandiri BKN Jawa Tengah, pada 16-24 September 2021
Jambi: UPT BKN Jambi, pada 17-19 September 2021
Banjarmasin: Kanreg VIII BKN Banjarmasin, pada 4-5 September 2021
Jayapura: Kanreg IX BKN Jayapura, pada 18, 20, sampai 23 September 2021
Manado: Kanreg XI BKN Manado, pada 8-9 September 2021
Banten: Mandiri BKN Banten, pada 18-21 September 2021
Sulawesi Tenggara: Mandiri BKN Sulawesi Tenggara, pada 19-22 September 2021
Lampung: Mandiri BKN Lampung, pada 21-27 September 2021
Kalimantan Timur: Mandiri BKN Kalimantan Timur, pada 14-17 September 2021
Sumatera Barat: Mandiri BKN Sumatera Barat, pada 14-21 September 2021
Aceh: Mandiri BKN Aceh, pada 14-18 September 2021
Palu: UPT BKN Palu, pada 2-5 September 2021
Ambon: UPT BKN Amon, pada 5-8 September 2021
Mamuju: UPT BKN Mamuju, pada 2-4 September 2021
Pontianak: UPT BKN Pontianak, pada 8-12 September 2021
Bengkulu: UPT BKN Bengkulu, pada 14-16 September 2021
Pangkalpinang: UPT BKN Pangkalpinang, pada 8-9 September 2021
Palangkaraya: UPT BKN Palangkaraya, pada 28-30 September 2021
Tarakan: UPT BKN Tarakan, pada 7-9 September 2021
Mataram: UPT BKN Mataram, pada 13-18 September 2021
Gorontalo: UPT BKN Gorontalo, pada 11-12 September 2021
Ternate: UPT BKN Ternate, pada 2-5 September 2021
Batam: UPT BKN Batam, pada 19-21 September 2021
Sorong: UPT BKN Sorong, pada 2-4, 6-9 September 2021
Ketentuan Pelaksanaan SKD CPNS Kemenhub 2021
Adapun ketentuan pelaksanaan SKD CPNS Kemenhub 2021, yaitu:
1. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi wajib mencetak kartu Tanda Peserta Ujian CASN 2021 dan Formulir Deklarasi Sehat.
2. Peserta wajib datang ke lokasi ujian paling lambat 2 jam sebelum kegiatan ujian SKD dimulai, dengan membawa dokumen-dokumen berikut:
1 lembar Kartu Tanda Peserta Ujian
1 lembar Formulir Deklarasi Sehat
KTP asli / surat keterangan pengganti KTP asli yang masih berlaku / KK asli atau fotokopi KK yang dilegalisir pejabat berwenang.
Khusus untuk pelamar formasi disabilitas wajib membawa Surat Keterangan Penyandang Disabilitas dari rumah sakit pemerintah/puskesmas.
Khusus untuk pelamar formasi Putra/Putri Papua dan Papua Barat wajib membawa surat keterangan dari Kepala Suku/Kepala Desa serta akte kelahiran.
Hasil Swab Test RT PCR dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen dalam kurun waktu maksimal 1x34 jam dengan hasil negatif/non-reaktif.
Sertifikat vaksin dosis pertama, khusus bagi peserta seleksi CASN 2021 di Jawa, Madura, dan Bali.
Sertifikat vaksin dikecualikan bagi ibu hamil atau ibu menyusui, penyintas Covid-19 sebelum 3 bulan, dan penderita komorbid yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter rumah sakit atau puskesmas.
Pensil kayu (bukan pensil mekanik).
3. Saat pelaksanaan ujian SKDpeserta wajib memakai:
Jilbab berwarna hitam polos tanpa corak (bagi wanita berjilbab).
Baju kemeja warna putih polos tanpa corak.
Celana panjang atau rok warna hitam polos tanpa corak (bukan jeans).
Sepatu tertutup warna hitam.
Masker medis 3 (tiga) ply pada bagian dalam ditambah masker kain di bagian luas (double mask).
(ADS)
