Konten dari Pengguna

Panduan Gizi Seimbang Bagi Lansia

Bagaimana menyusun menu bergizi seimbang bagi lansia sesuai panduan Kemenkes itu?

Panduan gizi seimbang bagi lansia/Pxhere
zoom-in-whitePerbesar
Panduan gizi seimbang bagi lansia/Pxhere

Geriatri.id--Semua orang tak terkecuali, termasuk para lansia, harus memenuhi porsi gizi seimbang dalam sehari, yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.

"Dahulu namanya adalah 4 sehat 5 sempurna, sekarang sudah diubah menjadi pedoman gizi seimbang," kata ahli gizi atau dietitian RSCM Dhi Ajeng Kusuma Wicitra, S.Gz, RD, dalam webinar Kelas Lansia Online yang dihelat oleh Geriatri.id, Minggu (18/10/2020).

Bagaimana menyusun menu bergizi seimbang bagi lansia sesuai panduan Kemenkes itu?

Pertama, yang harus diperhatikan adalah kecukupan cairan. Kecukupan cairan harus dipenuhi sebanyak 8 gelas per hari. "Sumbernya bisa dari air putih, susu, teh, kuah sayur dan cairan lainnya," ujar Ajeng.

Kedua, adalah makanan pokok sebagai sumber tenaga untuk aktivitas sehari-hari. Porsinya sesuai panduan antara 3-8 porsi per hari. Sumber karbohidrat bisa didapatkan dari nasi, mie, jagung, roti, dan sebagainya.

Ketiga, adalah sayuran dan buah-buahan. Ajeng mengatakan, sesuai anjuran Kemenkes, ternyata porsi sayuran dianjurkan untuk lebih banyak dikonsumsi dibandingkan buah-buahan. Sayuran bisa antara 4-5 porsi sehari sementara buah-buahan antara 2-3 porsi sehari,

"Jadi tidak harus lansia makan buah yang banyak, ternyata anjurannya hanya 2-3 porsi," jelas Ajeng.

(Baca Juga: Sajikan Menu Bergizi di Masa Covid-19 Tak Harus Mahal Lho)

Keempat, sumber protein yang dibagi dua antara protein hewanin dan nabari. Sumber protein nabati bisa dari kacang-kacangan, seperti tahu, tempe, kacang merah, kacang hijau. Sementara protein hewani bisa didapat dari daging ayam, daging, hati ayam, dan sebagainya. Porsi yang dianjurkan adalah 2-3 porsi dalam sehari.

Kelima, paling kecil adalah porsi gula, garam, dan minyak. Gula paling banyak 4 sendok makan sehari, untuk garam 1 sendok teh sehari dan minyak 5 sendok akan sehari. (mag)

Sumber: Geriatri.id