Konten dari Pengguna

Berapa Lama Waktu Maksimal Penyimpanan MPASI di Kulkas?

I

Info Gizi

Kumpulan artikel yang membahas seputar gizi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Gizi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ibu dan bayi dalam periode MPASI. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibu dan bayi dalam periode MPASI. Foto: Pexels.

Menjaga makanan pendamping ASI (MPASI) tetap segar dan aman memang memerlukan strategi khusus. Salah satu aspek yang sering dibahas saat menyiapkan MPASI adalah berapa lama makanan bayi boleh disimpan di kulkas. Memahami waktu maksimal penyimpanan MPASI di kulkas sangat penting agar si kecil terhindar dari risiko keracunan makanan.

Pengertian MPASI dan Pentingnya Penyimpanan yang Benar

Menurut National Health Service Inggris, menyimpan MPASI dengan cara yang benar akan melindungi bayi dari bakteri berbahaya yang bisa tumbuh jika makanan disimpan terlalu lama. Hal ini krusial, karena imunitas bayi belum sekuat orang dewasa sehingga lebih rentan terhadap infeksi akibat makanan yang tidak lagi segar.

Apa Itu MPASI?

MPASI adalah makanan pendamping ASI yang diberikan pada bayi saat usianya sekitar 6 bulan. Menu MPASI yang dianjurkan berupa karbohidrat, protein, sayuran, hingga lemak baik yang dihaluskan agar mudah dicerna bayi.

Risiko Menyimpan MPASI Terlalu Lama

Jika MPASI disimpan terlalu lama atau tidak sesuai anjuran, makanan bisa berjamur maupun mengandung bakteri penyebab sakit perut, demam, bahkan muntah. Kondisi ini bisa mengganggu kesehatan bayi secara serius.

Waktu Maksimal Penyimpanan MPASI di Kulkas

Menentukan waktu maksimal penyimpanan MPASI di kulkas mesti mengikuti patokan yang berlaku secara umum dan aman.

Rekomendasi Waktu Penyimpanan MPASI

  • MPASI di kulkas (chiller): maksimal 2 hari

  • MPASI di freezer: maksimal 1 bulan

Panduan ini sejalan dengan saran National Health Service yang menekankan pentingnya memperhatikan tanggal simpan setiap makanan bayi.

Tanda MPASI Sudah Tidak Layak Konsumsi

MPASI yang sudah tidak layak biasanya berubah warna, berbau asam, atau terasa lengket. Juga waspadai jika keluar cairan yang tidak biasa dari makanan. Jika ada keraguan, sebaiknya hindari memberikan makanan tersebut pada bayi.

Tips Menyimpan dan Menghangatkan MPASI dengan Aman

Agar kualitas MPASI tetap terjaga, simpan dan hangatkan dengan cara yang tepat.

Cara Menyimpan MPASI di Kulkas

  • Gunakan wadah bersih dan tertutup rapat.

  • Cantumkan label berisi tanggal pembuatan MPASI.

  • Pisahkan porsi sesuai kebutuhan sekali makan.

Cara Menghangatkan MPASI yang Benar

  • Hangatkan MPASI hanya sebanyak yang akan dikonsumsi bayi, bisa menggunakan kontainer makanan yang sudah food grade.

  • Jangan menghangatkan sisa makanan lebih dari satu kali.

  • Pastikan suhu makanan merata sebelum diberikan ke bayi.

Kesimpulan

Mengetahui waktu maksimal penyimpanan MPASI di kulkas dan freezer sangat esensial untuk menjaga makanan bayi tetap aman dikonsumsi. Selalu patuhi aturan penyimpanan dan perhatikan tanda-tanda makanan sudah tidak layak agar kesehatan bayi senantiasa terjaga. Praktik penyimpanan yang baik akan memberikan rasa tenang pada orang tua, sekaligus memastikan tumbuh kembang bayi berjalan optimal.

(Reviewed by Sari Khairinisa S.Gz)

Baca juga: Bagaimana Cara Pilih Daging untuk MPASI?