Cara Mencairkan dan Menghangatkan ASI Beku dengan Aman dan Benar
Kumpulan artikel yang membahas seputar gizi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Info Gizi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memberikan ASI perah beku pada bayi memerlukan teknik yang tepat agar nutrisi di dalamnya tetap terjaga. Pemilihan cara mencairkan dan menghangatkan ASI beku sangat menentukan kualitas serta keamanan asupan yang dikonsumsi bayi.
Mengapa Perlu Mengetahui Cara Mencairkan dan Menghangatkan ASI Beku?
Cara mencairkan dan menghangatkan ASI beku tidak bisa sembarangan. Menurut Australian Breastfeeding Association, salah penanganan bisa membuat nutrisi penting dan kandungan antibodi di dalam ASI menurun. Proses ini juga berperan penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri akibat praktis penyimpanan yang keliru.
Pentingnya Menjaga Kualitas dan Kandungan Gizi ASI
ASI mengandung zat kekebalan tubuh alami dan protein, sehingga menjaga kualitasnya berpengaruh langsung pada kesehatan bayi. Teknik pencairan yang keliru dapat mengurangi kandungan protein serta manfaat laktosa di dalam ASI.
Langkah-Langkah Mencairkan ASI Beku
Mencairkan ASI beku membutuhkan langkah bertahap dan tidak tergesa-gesa. Pilih cara berikut sesuai kebutuhan.
Cara Mencairkan ASI di Kulkas
Pindahkan ASI beku dari freezer ke bagian bawah kulkas dan diamkan semalaman. Cara ini paling direkomendasikan karena perubahan suhunya terjadi perlahan dan aman bagi struktur gizi ASI.
Cara Mencairkan ASI di Suhu Ruangan
Letakkan wadah ASI beku pada suhu ruang selama beberapa jam hingga cair sepenuhnya. Cara ini cocok saat tidak ada ruang di kulkas, namun hanya untuk ASI yang akan segera diberikan.
Cara Mencairkan ASI dengan Air Hangat
Rendam kantong ASI dalam wadah berisi air hangat (bukan panas) sampai NATAS cair. Hindari air mendidih karena bisa merusak enzim dan protein penting.
Hal yang Harus Dihindari Saat Mencairkan ASI
Jangan mencairkan ASI beku dengan microwave atau merebusnya. Suhu tinggi dapat membuat protein dalam ASI menjadi rusak dan mengurangi kandungan gizinya.
Cara Menghangatkan ASI Beku yang Sudah Cair
ASI yang sudah cair kadang membutuhkan penghangatan agar terasa lebih nyaman diminum bayi.
Panduan Menghangatkan ASI dengan Air Hangat
Tempatkan ASI cair dalam botol, lalu rendam di baskom berisi air hangat beberapa menit. Kocok perlahan agar suhu merata sebelum diberikan.
Tips Menjaga Kandungan Protein dan Nutrisi ASI
Jurnal Pengaruh Lama dan Suhu Penyimpanan ASI serta Cara Mencairkan ASI Beku terhadap Kadar Protein ASI karya Mandria Yundelfa menegaskan, suhu serta cara mencairkan ASI beku sangat mempengaruhi kadar protein. Sebaiknya gunakan suhu hangat, bukan panas, agar nutrisi tetap maksimal.
Rekomendasi Penyimpanan dan Penggunaan ASI Setelah Dicairkan
Proses penyimpanan dan cara melihat kelayakan ASI usai dicairkan juga tak boleh diabaikan.
Lama ASI Bisa Bertahan Setelah Dicairkan
ASI yang sudah dicairkan sebaiknya digunakan dalam waktu 24 jam jika disimpan di kulkas. Hindari membekukan ulang ASI yang telah mencair.
Tanda ASI Tidak Layak Diberikan
Segera buang ASI jika bau, warna, atau teksturnya berubah. ASI yang basi atau sudah terkontaminasi sebaiknya tidak diberikan sama sekali pada bayi.
Kesimpulan
Cara mencairkan dan menghangatkan ASI beku penting dikuasai agar nutrisi di dalamnya tetap utuh. Mulailah dengan memilih metode pencairan bertahap seperti di kulkas, dan selalu hindari paparan suhu tinggi. Proses penyimpanan serta pemakaian ASI yang sudah cair pun memerlukan perhatian khusus demi keamanan dan kesehatan bayi.
(Reviewed by Sari Khairinisa S.Gz)