Konten dari Pengguna
Makanan Berbasis Kacang Hijau untuk Ibu Hamil
6 Januari 2026 6:29 WIB
·
waktu baca 4 menit
Kiriman Pengguna
Makanan Berbasis Kacang Hijau untuk Ibu Hamil
Kacang hijau merupakan salah satu pangan lokal yang dapat dijadikan bahan pangan untuk asupan gizi ibu hamil. Simak penjelasannya disini.Info Gizi
Tulisan dari Info Gizi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendahuluan
ADVERTISEMENT
Masa kehamilan menuntut perhatian khusus terhadap asupan makanan karena kebutuhan gizi ibu hamil meningkat seiring pertumbuhan janin. Jika asupan energi dan zat gizi tidak terpenuhi, risiko gangguan kesehatan pada ibu dan bayi dapat meningkat, termasuk kekurangan energi kronis dan berat badan lahir rendah.
ADVERTISEMENT
Pangan lokal berbasis kacang hijau menjadi salah satu solusi pemenuhan gizi ibu hamil. Kacang hijau telah lama dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan pangan karena mudah ditemukan, terjangkau, dan memiliki nilai gizi tinggi. Sayangnya, potensi kacang hijau sebagai makanan pendukung gizi ibu hamil sering kali belum dimanfaatkan secara optimal.
Kacang Hijau sebagai Pangan Bergizi untuk Ibu Hamil
Kacang hijau merupakan salah satu sumber pangan nabati yang kaya zat gizi makro dan mikro. Kandungan protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral di dalamnya membuat kacang hijau dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, terutama pada kondisi kekurangan energi kronis.
Dalam jurnal The Effect of Green Bean Extract to Increase of Pregnant Women's Upper Arm Circumference oleh Siti Nurkhasanah dkk dijelaskan bahwa kacang hijau mengandung protein, karbohidrat, vitamin B1 dan B2, asam amino, asam folat, kalsium, fosfor, serta zat besi. Kombinasi zat gizi ini mendukung pemenuhan energi dan kebutuhan nutrisi selama kehamilan, terutama bagi ibu dengan status gizi kurang.
ADVERTISEMENT
Peran Protein dan Energi dari Kacang Hijau
Selama kehamilan, tubuh ibu memerlukan tambahan energi sekitar 200 kalori per hari untuk menunjang metabolisme dan pertumbuhan janin. Protein berperan sebagai zat pembangun jaringan ibu dan janin, sementara energi diperlukan agar protein dapat dimanfaatkan secara optimal.
Menurut penelitian Siti Nurkhasanah dkk, kacang hijau dapat diolah menjadi ekstrak yang memberikan tambahan energi harian sekitar 200 kalori. Asupan ini membantu memperbaiki keseimbangan energi ibu hamil, terutama pada kelompok yang mengalami kekurangan energi kronis. Sementara itu, protein kacang hijau mendukung pembentukan jaringan otot dan lemak yang penting bagi kesehatan ibu.
Baca juga: Kepadatan Zat Gizi Bahan Pangan Tradisional
Kandungan Asam Folat dan Zat Besi
Asam folat merupakan zat gizi penting selama kehamilan karena berperan dalam pembentukan sistem saraf janin. Kekurangan asam folat dapat meningkatkan risiko gangguan perkembangan pada bayi. Kacang hijau mengandung asam folat yang berkontribusi dalam pencegahan kelainan bawaan dan mendukung perkembangan janin.
ADVERTISEMENT
Selain itu, zat besi dalam kacang hijau berperan dalam pembentukan hemoglobin dan membantu mencegah anemia pada ibu hamil. Anemia dapat berdampak pada kelelahan ibu, menurunkan daya tahan tubuh, serta memengaruhi pertumbuhan janin, sehingga pemenuhan zat besi menjadi bagian penting dari pola makan selama kehamilan.
Bukti Manfaat Kacang Hijau bagi Status Gizi Ibu Hamil
Penelitian Siti Nurkhasanah dkk yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Gubug I menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kacang hijau selama 30 hari memberikan perubahan signifikan pada status gizi ibu hamil dengan kekurangan energi kronis. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan lingkar lengan atas sebagai indikator status gizi ibu.
Dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara ukuran lingkar lengan atas sebelum dan sesudah pemberian ekstrak kacang hijau. Temuan ini menunjukkan bahwa makanan berbasis kacang hijau dapat membantu memperbaiki status gizi ibu hamil.
ADVERTISEMENT
Bentuk Olahan Kacang Hijau yang Mudah Dikonsumsi
Kacang hijau dapat diolah dalam berbagai bentuk yang sesuai dengan kondisi ibu hamil, seperti bubur, sari kacang hijau, atau ekstrak. Pengolahan melalui pemasakan membantu meningkatkan daya cerna protein dan mengurangi zat antigizi yang secara alami terdapat pada kacang hijau mentah.
Pengolahan dalam bentuk ekstrak dinilai praktis karena padat gizi dan mudah dikonsumsi. Lain halnya dengan olahan yang membutuhkan proses panjang, bentuk cair atau semi cair lebih sesuai bagi ibu hamil yang mengalami penurunan nafsu makan atau mual.
Kacang Hijau sebagai Bagian dari Pola Makan Seimbang
Meskipun memiliki banyak manfaat, kacang hijau tetap perlu dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang beragam. Kombinasi kacang hijau dengan sumber pangan lain seperti sayuran, buah, dan sumber protein lainnya membantu memastikan seluruh kebutuhan gizi ibu hamil terpenuhi.
ADVERTISEMENT
Pola makan yang beragam juga membantu mencegah ketergantungan pada satu jenis bahan pangan. Dengan demikian, kacang hijau berperan sebagai pendukung gizi, bukan satu-satunya sumber nutrisi selama kehamilan.
Kesimpulan
Makanan berbasis kacang hijau memiliki potensi besar dalam mendukung pemenuhan gizi ibu hamil, terutama pada kondisi kekurangan energi kronis. Kandungan protein, energi, asam folat, dan mineral menjadikan kacang hijau sebagai pangan lokal yang bernilai gizi tinggi dan mudah diakses.
Dengan pengolahan yang tepat dan konsumsi yang teratur sebagai bagian dari pola makan seimbang, kacang hijau dapat membantu meningkatkan status gizi ibu hamil dan mendukung pertumbuhan janin secara optimal sejak dalam kandungan.
(Reviewed by Sari Khairinisa S.Gz)
