10 Tips Merawat Motor Listrik Agar Tetap Awet dan Bekerja Optimal

Konten dari Pengguna
7 Juni 2024 16:19 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi motor listrik. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi motor listrik. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Pengguna motor listrik kian menjamur. Pasalnya, selain ramah lingkungan, perawatan motor listrik juga tergolong cukup mudah jika dibandingkan motor biasa.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, perawatan motor listrik tetap tidak bisa dilakukan sembarangan dan perlu mengikuti aturan dari pabrikan. Tujuannya agar motor listrik tetap awet dan bekerja optimal.
Jika baru pertama kali memilikinya, di bawah ini ada beberapa tips merawat motor listrik yang bisa langsung diterapkan menurut laman Spironet dan Tromox.

Tips Merawat Motor Listrik

Ilustrasi motor listrik. Foto: Unsplash

1. Pemeliharaan baterai

Sumber tenaga utama motor listrik adalah baterainya. Oleh karena itu, komponen inilah yang harus selalu Anda rawat agar motor bisa bekerja dengan lancar dan optimal.
Periksa secara teratur baterai motor listrik dan kondisi pengisian dayanya, karena berkendara dengan pengisian daya yang terlalu rendah dapat memengaruhi kinerja dan umur panjangnya.
Baterai juga harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung saat tidak digunakan, dan jangan pernah mengosongkan baterai sepenuhnya dalam sekali perjalanan karena akan mengurangi masa pakainya secara signifikan.
ADVERTISEMENT

2. Pengecekan komponen mesin motor

Mesin bertanggung jawab untuk mentransfer tenaga dari baterai ke motor Anda agar tetap berjalan lancar. Penting untuk mengecek dan mengontrol komponen mesin motor untuk memeriksa apakah ada tanda-tanda keausan ataupun kerusakan.
Perhatikan juga berbagai jenis kabel pada motor listrik. Pasalnya, kabel yang putus berpotensi menyebabkan sirkuit pada mesin Anda, yang mana juga dapat menyebabkan kerusakan internal.

3. Perawatan sistem rem

Kampas rem yang sudah aus atau rusak tentu perlu diganti dengan yang baru. Pastikan juga kondisi minyak rem pada tingkat yang direkomendasikan yang ditetapkan oleh pabrikan Anda. Minyak rem yang rendah dapat menyebabkan berkurangnya kinerja rem.

4. Pengontrolan tekanan angin dan tapak ban

Kontrol ban secara rutin untuk mengetahui tekanan anginnya. Pastikan ban motor listrik Anda terisi angin sesuai tekanan angin yang direkomendasikan pabrikan.
ADVERTISEMENT
Periksa juga tapak ban apakah ada tanda-tanda keausan, karena hal ini dapat berbahaya dan menyebabkan kecelakaan. Usahakan untuk mengganti ban saat tapak terlalu rendah agar Anda dapat berkendara dengan aman.

5. Bersihkan motor listrik secara rutin

Saat membersihkan sepeda motor listrik, usahakan untuk menggunakan sabun yang dirancang khusus untuk kendaraan ini. Usahakan untuk menghindari bahan abrasif karena dapat merusak lapisan akhir.
Selain itu, berhati-hatilah saat menggunakan air untuk membersihkan komponen kelistrikan pada motor. Hindari menyemprotkan air langsung ke komponen listrik yang sensitif, seperti konektor dan baterai, untuk mencegah kerusakan pada bagian tersebut.

6. Perbarui Perangkat Lunak Secara Reguler

Sepeda motor listrik dapat bekerja karena adanya perangkat lunak yang sudah diinstal sebelumnya oleh pabrikan Anda. Perangkat lunak ini menunjukkan statistik yang berkaitan dengan motor listrik, seperti kecepatan dan tingkat baterai.
ADVERTISEMENT
Beberapa produsen motor listrik mungkin sesekali merilis pembaruan perangkat lunak yang dapat meningkatkan kinerja, manajemen baterai, dan fitur keselamatan kendaraan. Oleh karena itu, disarankan untuk rutin memperbarui perangkat lunak ini.

7. Kencangkan baut yang kendor

Anda harus memeriksa kekencangan semua baut pada motor listrik secara berkala. Baut yang lepas dapat menimbulkan risiko keselamatan, jadi pastikan komponen tersebut diamankan dengan benar.
Anda harus memberikan perhatian khusus pada area seperti setang, kaca spion, dan komponen suspensi, karena area tersebut disatukan oleh baut yang berbeda.

8. Perhatikan tempat penyimpanan

Jika berencana menyimpan sepeda motor listrik dalam jangka waktu lama, pastikan tempatnya kering dan sejuk, seperti di dalam ruangan, untuk melindunginya dari kondisi suhu ekstrem, kelembapan, dan faktor lingkungan lainnya yang dapat menyebabkan keausan dan kerusakan.
ADVERTISEMENT

9. Pelumasan pada komponen yang bergerak

Sama seperti motor biasa, motor listrik juga membutuhkan pelumas. Oleh karena itu, gunakan pelumas yang sesuai pada bagian yang bergerak seperti rantai dan titik pivot untuk mengurangi gesekan dan memperpanjang umurnya.
Namun, sebelum menggunakan pelumas jenis apa pun, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan buku manual sepeda Anda untuk mendapatkan panduan pelumasan dan rekomendasi produk yang sebaiknya Anda gunakan.

10. Merawat busi atau filter udara (jika ada)

Jika motor listrik dilengkapi busi atau filter udara (beberapa model hybrid mungkin), ikuti panduan pabrikan untuk perawatan dan pemeliharaannya, yang mungkin melibatkan pembersihan atau penggantian secara berkala.
(NDA)