3 Penyebab Mobil Terbakar saat Parkir yang Paling Umum

Konten dari Pengguna
7 Juni 2024 15:19 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi mobil terbakar saat parkir. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mobil terbakar saat parkir. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Mobil terbakar saat parkir kerap terjadi belakangan ini. Kejadian tersebut sontak menarik perhatian banyak orang, terlebih bagi para pemilik mobil.
ADVERTISEMENT
Lantas, apa yang menjadi penyebab mobil terbakar saat parkir? Simak penjelasannya dalam uraian di bawah ini agar mobil kesayangan tidak mengalami hal serupa.

Penyebab Mobil Terbakar saat Parkir

Ilustrasi mobil terbakar saat parkir. Foto: Unsplash
Mengetahui penyebab mobil terbakar saat parkir bisa membantu Anda untuk menghindari situasi berbahaya tersebut. Mengutip laman How Stuff Works, berikut beberapa penyebab yang paling umum membuat mobil terbakar saat parkir.

1. Kebocoran sistem bahan bakar

Kebocoran sistem bahan bakar sungguh berbahaya. Pasalnya, banyak cairan mobil bersifat korosif, beracun, dan mudah terbakar, namun bensin termasuk yang paling mudah terbakar.
Bensin pada suhu minus 45 derajat Fahrenheit (minus 42,8 derajat Celsius) atau lebih dapat dengan cepat terbakar hanya dengan percikan api sederhana. Dan bensin yang mencapai suhu 495 derajat Fahrenheit (257,2 derajat Celsius) akan terbakar dengan sendirinya.
ADVERTISEMENT
Sangat mudah untuk melihat bagaimana bahan bakar yang menetes ke bagian logam dan plastik yang panas dapat menyebabkan api menyebar dengan cepat, belum lagi percikan api dari puntung rokok yang dibuang atau sumber lainnya.
Cara terbaik untuk mengurangi kemungkinan kebakaran sistem bahan bakar adalah dengan memastikan mobil dirawat dengan baik. Jika Anda mencium bau bensin di dalam atau sekitar mobil, segera temukan dan perbaiki kebocorannya.

2. Kegagalan sistem kelistrikan

Siklus pengisian aki standar pada mobil dapat menyebabkan gas hidrogen yang mudah meledak menumpuk di ruang mesin, dan arus listrik yang dihasilkan aki (bersama dengan kabel yang rusak atau longgar) dapat menghasilkan percikan api yang dapat dengan cepat menyulut tetesan atau kebocoran cairan uap.
ADVERTISEMENT
Bahaya sistem kelistrikan juga tidak terbatas pada area di bawah kap mesin. Kabel listrik mengalir ke seluruh mobil: melalui saluran, ke pintu, di bawah karpet, dan melalui kursi bertenaga listrik dan berpemanas, hanya untuk menyebutkan beberapa tempat di mana kabel yang terkoyak tanpa disadari dapat menyebabkan kerusakan.

3. Overheat

Overheat pada mobil bisa terjadi sewaktu-waktu. Dalam hal ini, overheat adalah panas berlebih yang terjadi pada suhu mesin mobil yang disebabkan oleh sistem pendinginan mesin yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.
Mobil yang overheat bisa sangat berbahaya karena dapat menyebabkan terbakarnya kendaraan. Penyebab mobil overheat sendiri umumnya terjadi karena mobil tidak rutin dirawat dan mendapatkan penanganan kerusakan yang tidak tepat.
Dalam kasus yang jarang terjadi, mesin yang terlalu panas terkadang merupakan cacat desain yang dapat diperbaiki dengan pembaruan perangkat lunak seperti memodifikasi komputer mobil untuk membantu menjaga suhu mesin pada tingkat yang lebih aman (suhu lebih rendah).
ADVERTISEMENT
(NDA)