Konten dari Pengguna

3 Tips Memilih Bahan Bakar yang Tepat untuk Motor

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi isi bahan bakar sepeda motor. Foto: Pertamina
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi isi bahan bakar sepeda motor. Foto: Pertamina

Sepeda motor membutuhkan bahan bakar sebagai sumber energinya. Oleh karena itu, pastikan untuk memilih bahan bakar yang tepat agar sepeda motor bisa menyala dan bergerak.

Pemilihan bahan bakar yang tepat juga bisa membuat mesin sepeda motor menjadi lebih awet dan terjaga kualitasnya. Sebaliknya, jika bahan bakar yang digunakan untuk motor tidak sesuai spesifikasi, mesin akan cepat rusak.

Nah, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, simak terus uraian artikel ini guna mengetahui beberapa tips memilih bahan bakar yang tepat untuk motor.

Tips Memilih Bahan Bakar yang Tepat untuk Motor

Ilustrasi isi bahan bakar sepeda motor. Foto: Pertamina

Dirangkum dari laman Slash Gear dan Viking Bags, berikut tips memilih bahan bakar yang tepat untuk motor.

1. Cari tahu informasi dasar seputar motor

Cara terbaik untuk mendapatkan informasi dasar tentang kebutuhan bahan bakar sepeda motor Anda adalah dengan memeriksa buku manual kendaraan.

2. Memahami rasio kompresi mesin motor

Jika membeli sepeda motor bekas dan tidak ada buku panduannya, Anda perlu memahami rasio kompresi mesin kendaraan agar dapat memilih jenis bahan bakar yang tepat.

Rasio kompresi mesin adalah rasio antara volume silinder dan ruang bakar ketika piston berada di titik mati bawah dengan volume ruang bakar saat piston berada di titik mati atas.

Misalnya, silinder dan ruang bakar dengan piston berada di titik mati bawah berisi 1000 cc udara. Ketika piston telah pindah ke titik mati atas, volume tersisa dalam kepala atau ruang bakar menjadi 100 cc, maka rasio kompresi akan proporsional digambarkan sebagai 1000:100, atau dengan pecahan pengurangan, rasio kompresi 10:1.

3. Kenali nilai RON bahan bakar motor

Nilai oktan bahan bakar yang paling umum di seluruh dunia adalah nilai Research Octane Number (RON). Saat ini, tersedia pilihan bensin dengan nilai oktan terendah RON 88 hingga tertinggi RON 98.

Nilai oktan merupakan angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan. Semakin tinggi nilai RON, semakin besar tenaga yang dapat dihasilkan.

Semakin tinggi nilai oktan berarti semakin tinggi pula ketahanan terhadap tekanan. Atau dengan kata lain, dibutuhkan tekanan lebih tinggi dan waktu lebih lama dalam proses pembakaran. Berlaku sebaliknya dengan bahan bakar oktan lebih rendah.

Baca juga: Jenis BBM Shell dan Harganya di Indonesia per April 2024

(NDA)