4 Penyebab Busi Motor Cepat Kotor yang Sering Terjadi

ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Busi memiliki peran penting dalam sistem pengapian sepeda motor. Komponen ini bertugas pemantik api saat proses pembakaran pada mesin.
Supaya performa tetap optimal, busi harus dalam kondisi bersih dan tanpa ada kerusakan pada elektroda. Namun seiring penggunaannya, busi dapat berubah menjadi kotor sehingga berdampak buruk pada kinerja kendaraan.
Oleh karena itu, penting bagi pemilik motor untuk mengetahui apa saja penyebab busi motor cepat kotor yang umum terjadi. Simak ulasan selengkapnya.
Penyebab Busi Motor Cepat Kotor
Busi yang lebih cepat kotor meski baru saja diganti menandakan adanya masalah pada mesin motor. Merangkum informasi dari laman Motosport, berikut adalah beberapa penyebab busi motor cepat kotor.
1. Campuran Udara dan Bahan Bakar Tidak Sesuai
Adanya ketidakseimbangan antara campuran udara dan bahan bakar dapat membuat busi kotor. Biasanya kondisi tersebut terjadi saat suplai bahan bakar terlalu kaya.
Dalam pembakaran normal, sebagian besar bahan bakar teroksidasi dan berubah menjadi karbon dioksida dan gas karbon monoksida.
Ketika jumlah bahan bakar lebih banyak daripada oksigen, karbon yang tidak terbakar akan menjadi endapan karbon. Molekul ini kemudian menempel titik panas di ruang bakar, termasuk ujung busi dan isolator.
Pengguna motor dapat mengatasi masalah tersebut dengan menyetel ulang karburator agar campuran udara dengan bahan bakar menjadi pas.
Baca Juga: Cara Membersihkan Kerak Busi Motor di Rumah Saja
2. Filter Udara Kotor
Kotoran hitam pada busi menunjukkan adanya sumbatan karbon. Hal ini biasanya disebabkan karena filter udara yang kotor.
Apabila filter udara kotor, maka aliran udara yang masuk tidak akan optimal. Sehingga mengakibatkan bahan bakar yang disuplai lebih banyak daripada udara yang masuk.
3. Kerusakan pada Piston
Kerusakan pada piston dapat mengakibatkan kebocoran oli yang pada akhirnya akan mengotori busi. Kotoran oli pada busi biasanya menghasilkan tampilan hitam mengkilat.
Untuk menentukan apakah kotoran pada busi berupa karbon atau minyak, pengguna motor dapat mencium baunya yang seperti oli mesin. Oli tersebut dapat berasal dari ring piston, seal batang katup, atau sistem positive crankcase ventilation (PCV).
4. Suhu Ruang Bakar Terlalu Panas
Suhu ruang bakar yang terlalu panas juga bisa menyebabkan busi lebih cepat kotor.
Adapun penyebab panas berlebih tersebut antara lain karena waktu pengapian yang terlalu cepat, campuran bahan bakar yang sedikit, penumpukan deposit karbon di ruang bakar, hingga pelumasan yang tidak memadai.
Ketika busi sudah penuh dengan deposit karbon, mesin akan sulit dinyalakan dan dapat menyebabkan kerusakan mesin lebih lanjut.
Demikian adalah beberapa hal yang bisa mengotori busi pada sepeda motor. Supaya tidak mengganggu performa motor, pengguna perlu melakukan perawatan pada busi secara berkala.
(SA)
