Konten dari Pengguna

4 Penyebab Master Rem Rusak

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab master rem rusak. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Penyebab master rem rusak. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Sistem pengereman kendaraan perlu diperhatikan perawatannya oleh para pemiliknya. Sebab, hal ini bersinggungan langsung dengan keselamatan berkendara di jalan. Bagi pemilik sepeda motor, berikut beberapa penyebab master rem rusak yang perlu Anda ketahui.

Dikutip dari laman Suzuki, master rem motor atau yang juga dikenal dengan istilah master silinder adalah bagian dari sistem pengereman hidrolik yang memanfaatkan tekanan fluida dalam mekanismenya.

Fungsi dari komponen otomotif ini adalah mengubah gerakan mekanis menjadi tekanan hidrolik, atau mengubah gerakan pada pedal rem sepeda motor menjadi tekanan hidrolik yang mampu mengurangi dan menghentikan laju kendaraan.

Layaknya komponen lainnya, master rem juga dapat bekerja secara optimal berkat para komponen pembantunya. Komponen ini antara lain meliputi reservoir tank, white cap, diaphragm, bodi, level sensor, return spring, piston utama, piston kedua, return pot, dan inlet port.

Setelah mengetahui informasi singkat mengenai master rem, kini Anda perlu juga mengetahui apa saja penyebab komponennya rusak. Hal ini penting agar Anda bisa mengurangi perilaku berkendara yang dapat memperparah kondisinya.

Penyebab Master Rem Rusak

Penyebab master rem rusak. Foto: dok. Bangkit Jaya Putra/kumparan

Dikutip dari laman Top1, kerusakan pada master rem motor dapat berakibat fatal baik bagi kendaraan maupun pengendaranya itu sendiri. Bagi yang belum tahu, berikut beberapa penyebab master rem rusak:

1. Korosi Piston

Korosi merupakan penyebab umum master rem motor rusak. Hal ini terjadi akibat reaksi kimia antara besi, udara, dan air sehingga komponennya mengelupas. Master rem yang mengelupas membuat permukaan komponennya mengalami kebocoran, sehingga kotoran bisa mengendap dengan mudah.

2. Kotoran dan Debu

Kotoran maupun debu yang masuk dan mengendap di master rem motor bisa menimbulkan beberapa kerusakan pada komponennya. Kotoran yang mengendap dapat membuat mekanisme piston terhambat alias pengereman menjadi tidak optimal.

3. Banjir atau Genangan Air

Sepeda motor yang kerap digunakan untuk menerjang banjir atau genangan air bisa membuat master rem rusak. Mengapa demikian? Karena genangan air maupun banjir memudahkan kotoran untuk masuk ke master silinder sehingga komponennya terpapar reaksi kimia yang dapat menyebabkan karat.

Dengan begitu, master rem akan mengalami kerusakan yang dapat diidentifikasi dengan pengereman yang keras, berbunyi, dan tidak pakem.

4. Kurangnya Perawatan

Sepeda motor yang tidak terawat dengan baik bisa menjadi penyebab utama master silinder rusak. Hal ini dikarenakan kendaraan memiliki komponen yang memang perlu dijaga perawatannya, termasuk master rem.

Maka dari itu, Anda disarankan untuk melakukan perawatan secara berkala, mulai dari penggantian oli, pencucian motor, hingga penggantian minyak rem.

Demikian informasi seputar master rem dan penyebab kerusakan komponennya. Dengan mengetahui informasi di atas, Anda diharapkan dapat lebih waspada dan perhatian terhadap kendaraan yang digunakan. Semoga bermanfaat.

(AA)

Frequently Asked Question Section

Apa itu master rem?
chevron-down

Master rem motor atau yang juga dikenal dengan istilah master silinder adalah bagian dari sistem pengereman hidrolik yang memanfaatkan tekanan fluida dalam mekanismenya.

Apa fungsi master rem?
chevron-down

Fungsi dari komponen otomotif ini adalah mengubah gerakan mekanis menjadi tekanan hidrolik

Apa saja komponen master rem?
chevron-down

Komponen ini antara lain meliputi reservoir tank, white cap, diaphragm, bodi, level sensor, return spring, piston utama, piston kedua, return pot, dan inlet port.