5 Cara Mengetahui Mesin Mobil Bagus atau Tidak pada Mobil Bekas

·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mobil bekas bisa jadi pilihan alternatif jika ingin beli mobil dengan bujet mepet. Namun, sebelum membeli mobil bekas, pastikan untuk mengecek mesinnya terlebih dahulu untuk mengetahui apakah mobil layak dibeli atau tidak.
Walaupun mobil terlihat bersih dan rapi dari luar, bisa saja tersembunyi berbagai macam kerusakan pada mesinnya yang mungkin dapat menimbulkan masalah dan tagihan perbaikan di kemudian hari.
Lalu, bagaimana cara mengetahui mesin mobil bagus atau tidak? Untuk membantu Anda menghindari membeli mobil bekas yang mesinnya rusak, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan menurut situs Holtsauto.
Cara Mengetahui Mesin Mobil Bagus atau Tidak Pada Mobil Bekas
1. Cek catatan riwayat servis mobil
Dalam riwayat servis mobil, biasanya mencatat semua pekerjaan pemeliharaan yang dilakukan pada mesin. Jika catatan ini hilang, bisa jadi itu pertanda bahwa pemilik mobil sengaja menyembunyikan masa lalu mobilnya agar tidak membuat calon pembeli kecewa.
Jika ternyata riwayat servis sudah lengkap, Anda tetap harus memeriksanya kembali dengan cermat, dan membandingkannya dengan jadwal servis yang direkomendasikan oleh pabrikan.
Berikan perhatian khusus pada kapan dan seberapa sering oli diganti, karena hal ini akan berdampak langsung pada kesehatan dan kondisi mesin.
2. Kenali tanda-tanda buruknya perawatan
Melihat ke bawah kap mesin adalah cara cepat untuk mengetahui tanda-tanda ini. Disarankan untuk memeriksa mesin saat kunci kontak hidup dan mati. Berikut tanda-tanda bahwa mobil mendapatkan perawatan yang buruk:
Penumpukan kotoran dan kotoran pada terminal baterai. Hal ini dapat menunjukkan bahwa baterai mengalami kebocoran, dayanya tidak efektif, atau siap diganti.
Bau terbakar saat kunci kontak menyala. Meskipun mesin memiliki bau yang khas, namun seharusnya tidak berbau terbakar. Jika ya berarti ada masalah pada komponen seperti oli mesin, transmisi, atau sistem pendingin.
Kebocoran. Kebocoran tidak mungkin diketahui saat mobil dimatikan, jadi mintalah test drive untuk mengemudikan mobil setidaknya selama 20 menit, karena hal ini dapat mengetahui apakah ada kemungkinan cairan bocor sebab ada lubang atau retakan pada salah satu selang mesin.
Level oli rendah. Jika level oli mobil berada di bawah garis pengisian minimum, ini bisa jadi tanda adanya kebocoran oli atau mesin mengalami keausan, yang dapat memperpendek umur mesin.
Oli mesin kotor. Pastikan juga cek seberapa kotor oli mesin, sehingga bisa mengetahui kapan terakhir kali oli mesin diganti.
Baca juga: 6 Tips Merawat Mesin Mobil Agar Kondisinya Selalu Prima
3. Nyalakan mobil dengan start dingin
Salah satu cara paling sederhana untuk mengetahui kerusakan mesin yang tersembunyi adalah dengan melakukan start dingin. Jika mobil tidak mudah dihidupkan, mungkin ada masalah pada aki atau motor starter.
Atau, jika terdengar bunyi berderak aneh atau terdengar seperti meronta, bisa jadi ada masalah pada timing belt atau drivetrain. Anda juga harus memeriksa knalpot untuk melihat seberapa berasap asapnya.
Untuk mendapatkan permulaan yang benar-benar dingin, sampaikan hal ini kepada penjual atau dealer saat Anda ingin melihat mobilnya, untuk memastikan mereka tidak melakukan pemanasan sebelum Anda tiba.
4. Periksa warna asap knalpot
Anda bisa mengetahui banyak hal tentang kondisi mesin dari warna dan bau asap knalpot yang keluar dari knalpot. Sebelum Anda memulai test drive, nyalakan kunci kontak dan putar ke bagian belakang mobil.
Asapnya, jika ada, seharusnya berwarna abu-abu putih, dan mengeluarkan bau khas bensin atau solar. Jika warnanya biru, hitam, atau berbau menyengat, ini mungkin menunjukkan bahwa mesin sedang membakar oli dan secara umum kondisi kesehatannya buruk.
Hindari mobil bekas yang mengeluarkan asap knalpot berwarna biru, abu-abu tua, atau hitam, karena hal ini hampir pasti berarti ada masalah mendasar yang dapat mengakibatkan tagihan perbaikan yang mahal.
5. Menilai kebisingan dan getaran mobil saat idle
Mobil menimbulkan suara bising saat idle menandakan adanya kerusakan pada komponen, khususnya pada timing belt dan baterai. Waspadai juga getaran atau ketukan yang tidak biasa, karena ini bisa berarti ada masalah dengan oli mesin. Perhatikan juga pengukur suhu di dalam mobil untuk mengetahui tanda-tanda panas berlebih.
(NDA)
