5 Efek Tekanan Angin Ban Motor Terlalu Tinggi

ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengguna sepeda motor perlu memperhatikan tekanan angin pada ban. Pasalnya, tekanan angin ban yang tidak tepat akan berpengaruh pada performa motor dan kenyamanan berkendara.
Ban harus diisi dengan tekanan angin yang sesuai dengan standar atau anjuran pabrik. Apabila tekanan angin terlalu rendah atau terlalu tinggi, maka akan menimbulkan sejumlah gangguan.
Untuk mengetahui bagaimana efek tekanan angin ban motor yang terlalu tinggi, simak penjelasan selengkapnya pada uraian di bawah ini.
Efek Tekanan Angin Ban Motor Terlalu Tinggi
Berkendara dengan tekanan angin ban yang melebihi batas dapat membawa sejumlah dampak yang tidak diinginkan. Beberapa efek yang dapat terjadi antara lain:
1. Daya Cengkeram Ban Berkurang
Akibat tekanan angin ban motor yang terlalu tinggi, hal ini dapat membuat daya cengkeram ban berkurang.
Mengutip dari laman Bridgestone, pada ban yang tekanan anginnya berlebihan, dinding samping dan tapak menjadi lebih keras dari biasanya. Selain itu, hal ini juga akan mengurangi kontak dengan permukaan.
Perubahan pada tapak ban dapat mengurangi traksi dan performa, sehingga motor menjadi tidak stabil saat dikendarai.
Baca Juga: Ban Motor Sering Kempes Tapi Tidak Bocor, Ini Penyebabnya
2. Ban Menjadi Cepat Aus
Efek lain yang dapat terjadi saat tekanan angin berlebihan adalah dapat membuat ban menjadi cepat aus.
Tekanan angin yang tinggi menyebabkan bagian ban lebih cepat aus dibandingkan bagian tepinya. Pada gilirannya hal ini membuat pola keausan yang tidak merata dan mengurangi masa pakai ban motor.
Kerusakan lain yang bisa timbul pada ban antara lain ban retak, menggembung, dan pecah.
3. Berkendara Jadi Tidak Nyaman
Dampak yang langsung dirasakan bagi pengendara saat tekanan ban terlalu tinggi adalah berkendara menjadi tidak nyaman. Sebab ban akan menjadi lebih keras dan rentan dengan benturan, terutama saat melintasi di jalanan yang tidak rata.
4. Risiko Kecelakaan Meningkat
Dalam laman Suzuki Indonesia, tekanan ban yang terlalu kencang dapat mengganggu kontrol dan keseimbangan pada sepeda motor. Sehingga dengan tekanan ban yang tidak sesuai ini dapat berisiko untuk meningkatkan terjadinya kecelakaan.
5. Konsumsi Bahan Bakar Lebih Boros
Tekanan ban yang tinggi bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar. Hal ini terjadi karena ban menjadi kurang fleksibel, sehingga bidang kontak dengan jalan menjadi lebih kecil.
Pada akhirnya mesin harus bekerja lebih keras untuk menggerakkan kendaraan, sehingga menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih tinggi.
Demikian adalah sejumlah dampak yang dapat terjadi apabila tekanan angin pada ban melebihi standar yang telah ditentukan masing-masing motor.
Untuk ban dengan tekanan angin melebihi batas, pengguna motor dapat mengeluarkan sebagian udara dari ban. Namun pastikan untuk tidak menurunkan tekanan terlalu banyak supaya tekanan angin tidak terlalu rendah.
(SA)
