Konten dari Pengguna

5 Tips Memilih Kabel Aki Mobil yang Perlu Diperhatikan

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi aki mobil. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aki mobil. Foto: Pexels

Memilih kabel aki mobil haruslah dilakukan dengan tepat. Dengan begitu, kabel tersebut dapat menjadi jembatan yang sempurna antara aki mobil dan seluruh komponen kelistrikannya.

Dikutip dari Uchanics, kabel aki mobil memiliki fungsi untuk mentransfer arus listrik dari aki ke motor starter, lalu kemudian didistribusikan ke komponen listrik lainnya.

Agar dapat bekerja sesuai dengan fungsinya, di bawah ini ada beberapa tips memilih kabel aki mobil yang bisa langsung diterapkan apabila ingin menggantinya secara mandiri.

Tips Memilih Kabel Aki Mobil

Ilustrasi aki mobil. Foto: Pexels

1. Perhatikan bahan yang digunakan

Kabel aki yang berkualitas biasanya menggunakan bahan dari tembaga sepenuhnya atau besi yang dilapisi tembaga. Cara untuk mengetahui bahan kabel aki adalah dengan menempelkan magnet ke kabel.

Magnet akan menempel pada kabel aki yang menggunakan campuran besi. Jika kabel terbuat dari tembaga, maka magnet tidak akan menempel.

2. Pastikan kabel aki memiliki ketebalan yang pas

Ketebalan kulit (insulator) kabel aki juga memengaruhi kinerja aki. Ketebalan kabel aki mobil umumnya 0,5-1 mm dengan tegangan sekitar 12/24 Volt.

Insulator yang terlalu tipis berpotensi meleleh saat terjadi kenaikan suhu. Sebaliknya, yang terlalu tebal dapat menutupi tembaga pada bagian dalam kabel.

3. Pilih serat tembaga dengan ketebalan dan kepadatan yang pas

Kabel aki yang bagus memiliki serat tembaga cukup tebal dan padat. Tujuannya, agar arus listrik dapat mengalir dengan baik. Namun, ketebalan kabel jangan sampai menghambat pemasangan pada mobil. Oleh karena itu, pilihlah ukuran serat tembaga yang pas.

4. Cek kembali panjang kabel negatif

Kabel negatif memiliki peranan yang cukup krusial pada aki mobil, daripada kabel positif. Kabel negatif harus lebih pendek atau sama panjang dengan kabel positif.

5. Pastikan kabel sudah terhimpit

Pastikan kabel tidak longgar, terhimpit kencang, dan disolder pada bagian terminal. Jika tidak disolder, maka bagian ini dapat meleleh saat suhu meningkat.

Baca juga: Ukuran Aki Mobil Berdasarkan Kode Kapasitasnya

Masalah yang Terjadi Jika Salah Pilih Kabel Aki Mobil

Ilustrasi kabel aki mobil. Foto: Pexels

Seperti komponen mesin lainnya, kabel aki dengan kualitas yang buruk bisa menimbulkan berbagai masalah. Beberapa masalah yang sering terjadi antara lain:

1. Terjadi masalah kelistrikan

Kabel aki yang kendor dapat membuat masalah pada komponen kelistrikan mobil. Masalah ini bisa berdampak serius pada mesin, khususnya bagian ECU dan sensor-sensor lainnya.

Hal ini disebabkan oleh arus listrik yang masuk tidak konstan. Udara yang masuk ke antara serat kabel saat terjadi kelonggaran adalah penyebab utama lemahnya arus listrik. Akibatnya, energi listrik sulit bergerak.

2. Menjadi penyebab korsleting

Pemasangan kabel aki yang kurang pas bisa menyebabkan korsleting. Dampaknya fatal, yaitu mobil bisa terbakar. Korsleting juga bisa terjadi akibat dua kutub positif dan negatif pada aki menyatu. Oleh karena itu, melepas dan memasang kabel aki harus dilakukan secara bergantian.

3. Kabel aki berkarat atau korosi

Kabel aki bisa berkarat atau korosi lantaran berbahan besi. Jika besi sering terkena oksigen, lama-kelamaan akan menimbulkan karat. Hal ini bisa menjadi penyebab arus listrik sulit mengalir, sehingga mesin tidak bisa dinyalakan.

(NDA)