Airbag Mobil, Pengertian dan Cara kerjanya

Konten dari Pengguna
7 November 2021 10:19 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi airbag Foto: dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi airbag Foto: dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kunci utama saat berkendara di jalan raya yaitu keselamatan berkendara. Banyak kendaraan yang berlalu lalang di jalan raya namun kita tak tahu kondisi kendaraan dan pengemudinya satu per satu.
ADVERTISEMENT
Jadi, adalah kewajiban pengendara untuk menjaga keselamatan jiwa masing-masing. Kendaraan seperti mobil zaman sekarang telah banyak menyediakan beberapa fitur keselamatan. Mulai dari sabuk pengaman hingga fitur keselamatan lainnya.
Salah satu fitur untuk meningkatkan keamanan sebuah mobil adalah airbag. Mengutip Handbook of Transportation Science oleh Randolph Hall, airbag diciptakan pada tahun 1960. Sejak saat itu, airbag produsen otomotif menjadikan airbag fitur wajib dalam kendaraan yang mereka produksi baik itu mobil, truck maupun minivan.
Akan tetapi, tahukah Anda apa itu airbag? Jika tidak, berikut ini kami akan berikan ulasan informasi mengenai airbag.

Pengertian Airbag

Dilansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, Airbag merupakan alat pelindung diri yang fungsi utamanya adalah melindungi pengendara terutama saat terjadi benturan di perjalanan.
ADVERTISEMENT
Fungsi alat pelindung diri ini selain menjamin keamanan dan kenyamanan juga menjaga keadaan mobil tetap prima. Ketika terjadi benturan akan banyak kerusakan terjadi pada mobil, namun dengan adanya alat pelindung diri ini kerusakan pada interior mobil sedikit terminimalisir.
Alat pelindung diri ini letaknya di bagian depan mobil sehingga organ vital dapat terlindungi secara maksimal. Dalam hal ini, saat kecelakaan yang menyebabkan terjadi benturan keras, organ vital berupa kepala, leher dan dada akan aman dari benturan.
Pada beberapa mobil alat pelindung diri ini telah dimaksimalkan hingga seluruh bodinya sehingga pengendara semakin dijamin keamanannya.
Melansir buku Fisika 2 oleh Dr Mundilarto, suatu benturan akan terdeteksi oleh sensor airbag dan memicu unit pengembang yang menghasilkan reaksi kimia propelan. Reaksi kimia tersebut akan menghasilkan gas N2 yang akan mengembangkan kantong setelah benturan terjadi. Kantung angin yang telah mengembang diharapkan akan jadi suatu bantalan untuk meredakan cedera dan bahkan kematian.
ADVERTISEMENT
Airbag telah mereduksi angka kematian kecelakaan lalu lintas secara signifikan.
Cara Kerja Airbag Mobil
Komponen pelindung diri ini terhubung langsung pada sensor mobil, sehingga ketika terjadi benturan keras ia akan aktif secara otomatis. Sensor mobil yang telah mengirimkan sinyal tersebut membuat alat pelindung diri langsung mengembang dan menyelimuti beberapa bagian mobil.
Bagian mobil yang diselimuti dengan alat pelindung diri ini secara otomatis juga akan melindungi organ-organ vital pengendara. Melalui adanya terobosan baru inilah fitur pengamanan keselamatan pengendara mobil semakin sempurna.
Pada mobil yang tidak dilengkapi alat pelindung diri serupa, tubuh pengendara hanya tertahan oleh seatbelt sehingga kemungkinan cedera pada beberapa organ vital lebih tinggi. Meskipun salah satu komponen mobil ini bekerja dengan mengembang, namun pernapasan pengguna tidak akan terganggu.
ADVERTISEMENT
Komponen ini terbuat dari berkas nilon tipis dengan banyak lubang untuk mengembangkan dirinya dan mengeluarkan udaranya agar bisa menyusut seperti balon udara. Gas yang ada pada komponen tersebut juga murni nitrogen sehingga aman dihirup pengendara.
(FOV)