Konten dari Pengguna

Aki Motor Tidak Mengisi, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi aki motor. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aki motor. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Aki motor berperan dalam memberi daya pada komponen kendaraan yang membutuhkan listrik. Namun, ada kalanya aki tidak dapat mengisi sebagaimana mestinya.

Aki yang tekor tidak akan bisa menyimpan daya dengan optimal. Akibatnya, motor menjadi sulit dihidupkan hingga dapat menganggu sistem kelistrikan motor secara keseluruhan.

Supaya bisa mengatasi masalah ini, simak pembahasan pada uraian berikut mengenai penyebab aki motor tidak mengisi dan tindakan perbaikan yang tepat.

Penyebab Aki Motor Tidak Mengisi dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi aki motor. Foto: Shutterstock

Berikut ini adalah beberapa penyebab aki motor tidak mengisi dan solusi yang bisa dilakukan.

1. Aki Jarang Dibersihkan

Perawatan aki perlu dilakukan secara rutin. Mengabaikan perawatan dapat membuat pemilik luput mendeteksi kerusakan yang seharusnya bisa diketahui lebih awal.

Adapun perawatan yang bisa dilakukan, yakni membersihkan aki dari kerak. Kemunculan kerak biasanya ditandai dengan adanya gumpalan atau serbuk berwarna putih di sekitar kepala aki.

Kerak yang dibiarkan menumpuk bisa menyebabkan masalah, seperti aki tidak mau mengisi. Untuk menghindari masalah ini, bersihkan kerak yang terbentuk pada aki.

Setelah dibersihkan, pastikan pemasangan aki dilakukan dengan benar supaya penyaluran listrik bisa berjalan sempurna.

Baca Juga: Cara Merawat Aki Mobil yang Jarang Dipakai

2. Kerusakan pada Kiprok

Kiprok atau rectifier regulator berfungsi mengatur arus dan tegangan yang masuk ke aki supaya tetap stabil. Komponen ini penting untuk menjaga aki agar tetap terisi.

Jika kiprok rusak, tegangan yang masuk ke aki bisa tidak sesuai sehingga aki tidak bisa mengisi seperti biasanya. Masalah ini dapat diatasi dengan mengganti kiprok yang rusak dengan komponen baru.

3. Pemasangan Kabel yang Salah

Pemasangan kabel yang salah juga bisa menghambat aliran listrik ke aki. Untuk memastikan aki dapat mengisi dengan baik, periksa dengan hati-hati rangkaian kabel yang terhubung ke aki.

Pastikan semua terpasang dengan kencang dan bersih dari korosi. Jika menemukan kabel yang longgar, putus atau rusak, segera lakukan penggantian.

4. Penggunaan Aksesori Motor Berlebihan

Pengendara motor kerap melakukan modifikasi supaya kendaraan semakin menarik. Modifikasi tersebut bisa termasuk pemasangan aksesori elektrik seperti lampu tambahan, klakson, atau sistem audio yang berlebihan.

Penggunaan aksesori yang berlebihan ini dapat membebani sistem kelistrikan motor, sehingga aki tidak mendapat cukup suplai daya untuk mengisi.

Oleh karena itu, batasi penggunaan aksesori elektrik yang berlebihan. Gunakan aksesori yang sesuai dengan kapasitas listrik motor.

5. Motor Jarang Digunakan

Motor yang jarang digunakan dalam waktu lama rentan mengalami aki tekor atau aki tidak mengisi. Supaya kondisi aki tetap prima, pemilik motor dapat memanaskan kendaraan selama beberapa menit setiap hari.

Perawatan ini bertujuan supaya aki tetap terisi dan menyuplai daya pada seluruh komponen kelistrikan motor.

(SA)